JAKARTA, KOMPAS.TV- Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan optimistis perekonomian Indonesia dapat tumbuh hingga 9 persen apabila pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan bergerak kompak.
Demikian Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sebagaimana laporan Jurnalis KompasTV Claudia Carla Sonia Septiana, Kamis (25/6/2026).
“Saya tetap masih confidence kita bisa tumbuh 7 sampai 8 mungkin 9% dalam beberapa tahun ke depan, kalau kita kompak,” ucap Luhut.
Menurut Luhut, kunci pertumbuhan ekonomoi mencapai 9 persen adalah peningkatan efisiensi birokrasi, deregulasi serta pemanfaatan teknologi pemerintah berbasis digital dan kecerdasan buatan. Langkah ini, diharapkan dapat mengurangi kontak langsung dalam pelayanan publik dan menekan penyimpangan.
Baca Juga: Luhut Sebut Polemik MBG Terjadi karena Tidak Ada Perencanaan Matang: Itu Salah Kita Semualah
“Saya kira efisiensi di saat ini dan diregulasi dan juga dengan government teknologi, saya kira Presiden sudah memberikan arahan yang akan mengurangi human kontak. Jadi pelanggaran terhadap peraturan-peraturan itu bisa diselesaikan,” ujar Luhut
“Dan itu juga saya kira akan menyelesaikan concern Presiden mengenai deep state itu. Jadi deep state itu akan banyak dikurangin atau mungkin dihilangkan karena semua melalui terkonek dengan digitalisasi yang berbasis AI.”
Luhut menambahkan, target pertumbuhan 9 persen dapat dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Prabowo Diminta Stop Beri Pernyataan Tak Produktif, Pengamat: Sesama Anak Bangsa Bisa Saling Curiga
“Sekarang kita sudah pilotingnya sudah 44 kabupaten, 1 provinsi. Jadi sekarang saya mau lihat yang di Bali dulu, kemudian kita akan laporkan pada Presiden. Yang sudah siap saya lihat Banyuwangi, Bali, Surabaya, dan nanti dari sekian puluh kabupaten lagi nanti suruh dipilih,” kata Luhut.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- luhut binsar pandjaitan
- luhut
- pertumbuhan ekonomi indonesia
- pertumbuhan ekonomi 9 persen
- ketua den luhut binsar





