Bahlil Ungkap Tiga Strategi Pemerintah Tingkatkan Lifting Minyak Demi Kurangi Impor

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi minyak mentah atau lifting dalam negeri melalui tiga strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak.

Pemerintah Fokus Tingkatkan Produksi Minyak

Bahlil mengatakan pemerintah telah menyiapkan tiga pendekatan untuk mendongkrak produksi minyak nasional yang terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia mengungkapkan, "Ada tiga pendekatan yang akan kita lakukan untuk meningkatkan lifting minyak."

Menurut Bahlil, Indonesia pernah mencatat produksi minyak lebih dari 1,6 juta barel per hari pada 1996–1997, sementara kebutuhan domestik saat itu hanya sekitar 500 ribu barel per hari sehingga mampu mengekspor sekitar 1,1 juta barel per hari.

Kondisi tersebut kini berbalik karena lifting minyak pada 2025 hanya mencapai sekitar 605 ribu hingga 610 ribu barel per hari, sedangkan kebutuhan nasional mencapai 1,6 juta barel per hari.

Bahlil menjelaskan Indonesia saat ini harus mengimpor sekitar 1,1 juta barel minyak per hari akibat banyaknya sumur tua yang mengalami penurunan produktivitas.

Ia mengatakan, "Total sumur kita yang berfungsi, yang dikuasai oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S), kurang lebih sekitar 39.000 sampai 40.000 sumur. Dan idle well (sumur mati suri) kurang lebih sekitar 16.000-17.000 sumur. Jadi itu yang ada di kita kurang lebih sekitar 18.000 sampai 19.000 produktif."

Eksplorasi dan Teknologi Jadi Andalan

Bahlil menjelaskan pemerintah akan meningkatkan lifting melalui pemanfaatan teknologi, mengaktifkan kembali Plan of Development (PoD) yang sempat tertunda, serta memperluas kegiatan eksplorasi untuk menambah cadangan minyak nasional.

Ia mengungkapkan, "Mau tidak mau-mau kita melakukan eksplorasi, kita punya sekitar 120 potensi sumur yang sekarang sudah melakukan tender eksplorasi."

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat meningkatkan produksi minyak nasional sehingga mampu menekan kebutuhan impor dan memperkuat ketahanan energi Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Kamis Dibuka Melemah ke 5.873, Pasar Cermati Sentimen Suku Bunga dan Kebijakan SAL
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Tiga Terdakwa Kasus Dugaan Gratifikasi DPRD NTB Kompak Bantah Pemberian Uang kepada Anggota Dewan
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Trump Nilai Harga Bensin di AS Seharusnya Turun: Konsumen Sedang Diperas
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Kementerian HAM dan Otorita IKN Jajaki Integrasi Prinsip Hak Asasi Manusia dalam Pembangunan Nusantara
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Dakwaan Hari Ini
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.