Prabowo Ditantang Menindak Pemodal Demonstrasi

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menyebut Presiden RI Prabowo Subianto seharusnya bisa menindak tegas para dalang yang membayar demonstrasi, bukan sekadar berbicara ke publik terkait unjuk rasa bayaran.

"Presiden Prabowo kiranya tak cukup hanya sebatas mengetahui dalang yang membayar demonstran. Prabowo juga selayaknya menindak para dalang tersebut karena sudah merusak demokrasi," kata dia melalui layanan pesan, Kamis (25/6).

BACA JUGA: Prabowo Tantang Penolak MBG: Tidak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar

Diketahui, Prabowo dalam pidato di Gorontalo, Rabu (24/6) kemarin, mengaku mengetahui pihak yang membayar demonstrasi.

Kepala Negara bahkan mengungkap setiap demonstran dibayar dalang sebesar Rp200 ribu untuk setiap unjuk rasa.

BACA JUGA: Prabowo: Saya Kasih Peringatan, Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo-demo Itu

Jamiluddin menuturkan demonstrasi bayaran merusak demokrasi di Indonesia, sehingga wajar ditindak pemerintah.

"Sebab, mereka demonstrasi bukan karena ingin menyampaikan dan memperjuangkan aspirasinya, tetapi untuk menyampaikan aspirasi orang atau dalang yang membayarnya," kata eks Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.

BACA JUGA: Di Depan 100 Ribu Petani dan Nelayan, Prabowo Memastikan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Menurut Jamiluddin, demonstrasi bayaran hanya bertujuan membentuk pendapat umum tertentu terhadap orang atau lembaga tertentu yang umumnya palsu. 

"Pendapat umum yang palsu tentu akan berpengaruh pada kebijakan yang diambil pemerintah. Akibatnya, kebijakan yang diambil pemerintah bukan mengatasi persoalan demonstran, tetapi mewujudkan aspirasi sang dalang," ujarnya.

Dia melanjutkan imbas demonstrasi bayaran juga berpengaruh terhadap minimnya efektifitas kebijakan yang diambil pemerintah.

"Maka, selayaknya para dalang demonstran ditindak. Mereka ini sudah merusak dan memporak-porandakan pendapat umum," kata Jamiluddin. (ast/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tangani dampak gempa, BNPB perbaiki infrastruktur darurat di Sigi
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
OJK Ungkap Lima Manfaat Universal Banking bagi Industri Perbankan Nasional
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
MotoGP dan Lima Pabrikan Resmi Sepakati Framework Kejuaraan hingga 2031
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
[FULL] Iran-AS Damai, Harga BBM di Indonesia Akan Turun? | SATU MEJA
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk untuk Impor Elpiji dan Bahan Baku Plastik
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.