Menkes Kaji Pemberian Insentif Bagi Dokter Umum dan Gigi di Daerah Terpencil

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menkes menyatakan pihaknya tengah mengkaji pemberian insentif untuk dokter umum dan gigi di Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (DYPK).

Menkes Kaji Pemberian Insentif Bagi Dokter Umum dan Gigi di Daerah Terpencil (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, pihaknya tengah mengkaji pemberian insentif untuk dokter umum dan gigi di Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (DYPK). 

Langkah ini dilakukan lantaran Kemenkes telah memberi insentif sebesar Rp30 juta untuk dokter spesialis. "Untuk masalah insentif yang selanjutnya, kita sudah berhasil memberikan Rp30 juta insentif per bulan untuk 1.370 dokter spesialis," kata Budi saat Raker bersama Komisi IX DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga:
Pemilihan Logo HUT ke-81 RI Libatkan Masyarakat, Mensesneg: Simbol Kebangsaan

Atas dasar itu, pihaknya tengah mempertimbangkan pemberian insentif serupa pada dokter umum dan gigi.  "Sekarang kita sedang mengkaji apakah kita bisa melakukan hal yang sama untuk dokter umum dan dokter gigi di daerah-daerah yang DTPK," kata Budi.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, pihaknya sudah memberikan insentif penugasan khusus untuk tenaga medis di daerah tertinggal. "Untuk memperbaiki keseimbangan remunerasi yang diterima antara daerah-daerah yang tertinggal dengan daerah-daerah yang di kota," kata Budi.

Baca Juga:
Bahlil Mengaku Tak Suka Impor Karena Rawan Praktik Rente

Tak hanya itu, pihaknya juga telah memberikan beasiswa dan fellowship afirmasi untuk dokter di daerah. Menurutnya, hal ini membuat beban kerja di daerah tidak timpang.

"Di daerah Jakarta dokternya cukup, beban kerjanya bisa dibagi, dokternya cukup. Tapi kalau di daerah Mamberamo, Papua bisa 1 dokter ngerjain 1.000 pasien, 2.000 pasien karena dokternya kurang. Sehingga kita memberikan afirmasi. Orang kalau dari Mamberamo mau jadi dokter, dokter spesialis, alokasinya kita berikan lebih banyak ke mereka," ujar Budi.

Baca Juga:
Menekraf Dorong Musisi Lokal Rambah Pasar Internasional

"Kita juga sudah membuat roadmap. Nanti kita akan lakukan seperti tadi, roadmap dari sisi perlindungan. Kita akan bikin juga roadmap dari sisi remunerasi. Itu yang mungkin agak sensitif ya. Supaya bisa meratakan, kemudian kita akan juga membuat roadmap perbaikan tambah dari sisi karir. Terutama membalas antara layanan primer dan layanan sekunder," tutur dia.

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Wamen ESDM Tegaskan Harga Gas HGBT, Industri, dan Listrik Tidak Naik

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPBD Kota Tangerang resmikan 65 Kelurahan Tangguh Bencana
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Kampus Asing di Indonesia, Mendorong Mutu Pendidikan atau Sekadar Ekspansi Bisnis?
• 11 menit lalukompas.com
thumb
Pertamina Dorong Dekarbonisasi Armada Maritim lewat PLTS Kapal Angkut Minyak
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Hasil Piala Dunia: Maroko Bungkam Haiti dalam Laga yang Diwarnai 6 Gol
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Sekjen NATO Temui Trump: Saya Tahu Anda Kecewa, tapi Eropa Tetap Dukung AS
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.