JAKARTA, DISWAY. ID-- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan warga negara Indonesia (WNI) di Venezuela dalam keadaan aman setelah gempa magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang pesisir utara negara itu pada Rabu, 24 Juni 2026.
Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang memastikan WNI yang terdapat di Gedung Kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta juga dalam keadaan selamat.
BACA JUGA:Drama China Blossoms of Power Tayang 9 Juli 2026, Chemistry He Yu dan Meng Ziyi Bikin Penasaran!
"Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak 3 (tiga) orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat. Gedung Kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta dalam keadaan baik dan seluruh staf dalam keadaan selamat," kata Yvonne dalam keterangannya, Kamis, 25 Juni 2026.
Yvonne memastikan pihaknya terus memantau perkembangan dan situasi kondisi WNI secara berkala.
"KBRI terus memantau informasi resmi pemerintah Venezuela terkait potensi gempa susulan dan bahaya pesisir," tuturnya.
BACA JUGA:Sebulan Pre-Book Chery Q Tembus di Atas 3.000 Unit, Jarak Tempuh 400 KM
Ia mengimbau seluruh WNI yang berada di Venezuela diimbau untuk terus waspada, mengikuti arahan otoritas setempat dan apabila membutuhkan bantuan segera menghubungi Hotline KBRI Caracas di +58 4120217263 / +58 4122340100 atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di +62 812-9007-0027.
"Pemerintah Indonesia menyampaikan duka yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela atas musibah ini, serta berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat," tutupnya.
Sebelumnya, gempa dahsyat berkekuatan 7,5 magnitudo hantam Venezuella pada Rabu, 24 Juni 2026.
BACA JUGA:Gerindra Belum Prioritaskan RUU Pemilu, Fokus pada Regulasi Penopang Program Pemerintah
Gempa berskala besar itu menyebabkan bangunan runtuh hingga banyak warga yang terjebak di puing-puing, termasuk di wilayah ibu kota Caracas.
Badan Survei Geologi Amerika Serika (USGS) menyebut kerusakan parah akibat gempa Venuezela memicu peringatan bahwa jumlah korban dapat mencapai ratusan ribu orang.
Hingga saat ini, otoritas setempat belum mengumumkan jumlah korban jiwa maupun luka secara resmi.
"Korban jiwa yang tinggi dan kerusakan yang luas kemungkinan besar terjadi dan bencana ini kemungkinan meluas." tulis keterangan USGS dikutip Reuters, Kamis, 25 Juni 2026.
- 1
- 2
- »





