Bahlil Targetkan Gas Pengganti LPG 3 Kg Bakal Diproduksi Juli

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bahlil menargetkan gas CNG (Compressed Natural Gas atau Gas Alam Terkompresi) akan diproduksi dalam ukuran 3 kg mulai Juli mendatang.

Bahlil Targetkan Gas Pengganti LPG 3 Kg Bakal Diproduksi Juli (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan gas CNG (Compressed Natural Gas atau Gas Alam Terkompresi) akan diproduksi dalam ukuran 3 kg mulai Juli mendatang. 

Bahlil menjelaskan kehadiran CNG sebagai pengganti LPG akan mengurangi kebutuhan impor gas yang selama ini kerap dilakukan. Sebab cadangan gas alam Indonesia pada dasarnya melimpah, namun keterbatasan teknologi membuat gas tersebut belum mampu dioptimalkan masyarakat luas. 

Baca Juga:
AHY Targetkan Soekarno-Hatta Masuk 10 Bandara Terbaik Dunia pada 2029

Ia menjelaskan, saat ini pemanfaatan CNG untuk pengguna gas tabung berukuran 3 kg tengah dalam tahap uji coba. Mengingat CNG memiliki tekanan yang lebih besar dibanding LPG, sehingga aspek keamanan untuk ukuran rumah tangga menjadi perhitungan matang pemerintah. 

"Sekarang kita lagi uji tahap ketiga, mudah-mudahan bulan Juli sudah bisa produksi," kata Bahlil dalam acara Energy Forum di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga:
Sandiaga Uno Jadi Investor Strategis Mutuagung Lestari (MUTU)

Bahlil menjelaskan selama ini CNG baru dimanfaatkan untuk kebutuhan industri, yang tersedia untuk ukuran 12 dan 50 kg. Akan tetapi untuk pemenuhan rumah tangga dengan ukuran 3 kg, saat masih dalam tahap uji coba terutama terkait faktor keamanannya. 

Ia mengatakan, untuk meningkatkan keamanan penggunaan CNG dengan ukuran 3 kg, rencananya setiap tabung bakal dipasang semacam katup untuk mengatur gas keluar. Sehingga diperkirakan mampu menahan potensi ledakan yang ukuranya lebih besar ketimbang gas LPG. 

Baca Juga:
Tiga Kanwil DJP Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak, Nilainya Capai Rp54 Miliar

Bahlil menyebut, Desain tabung CNG ukuran 3 kg juga akan disesuaikan untuk kebutuhan rumah tangga sehingga masyarakat tidak perlu mengganti kompor yang sebelumnya menggunakan gas LPG 3 kg.

"Untuk rakyat kita di bawah yang menggunakan subsidi, itu harus pakai tabung yang 3 kg. Tekanannya itu 200 sampai 250 bar. Nah ini yang kita sekarang lagi uji coba dia pakai katup. Ini yang kita coba. Nanti kompornya tidak perlu diganti," kata Bahlil. 

Baca Juga:
Kemenhaj Perluas Produk Nasional Masuk Rantai Pasok Haji dan Umrah

"Nah kalau ini mampu kita lakukan Bapak-Ibu semua, berarti kita bisa menahan impor LPG. Tapi untuk daerah-daerah tertentu masih butuh LPG," tutur dia. 

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menko AHY: Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun untuk Revitalisasi 1.400 Madrasah
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Yuk, Amankan Slot Lari di Garmin Run Indonesia 2026
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Mortal Kombat II Belum Lama Turun dari Bioskop, Kini Sudah Bisa Ditonton di Rumah!
• 2 jam laluintipseleb.com
thumb
Mandiri Jogja Marathon 2026 Dorong Sport Tourism, Pariwisata dan Ekonomi Jogja | SAPA PAGI
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Dubes Siswo Pramono: RI-Australia Bisa Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Asia Pasifik
• 19 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.