Menko AHY: Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun untuk Revitalisasi 1.400 Madrasah

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO – Upaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan keagamaan terus dilakukan pemerintah. Sebanyak 1.400 madrasah di berbagai daerah akan mendapatkan program renovasi dan revitalisasi dengan total anggaran sekitar Rp 4 triliun.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Menurut AHY, program tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang lebih aman dan lebih layak.

“Kami terus mengawal renovasi madrasah di seluruh Indonesia. Jumlahnya sekitar 1.400 madrasah di berbagai tingkatan,” ujar AHY dalam keterangan, Rabu (24/6/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menjelaskan kondisi madrasah yang akan diperbaiki sangat beragam. Sebagian mengalami kerusakan berat, sebagian lainnya memerlukan rehabilitasi sedang maupun peningkatan fasilitas pendukung.

Karena itu, pemerintah menyesuaikan bentuk intervensi berdasarkan kondisi masing-masing bangunan agar perbaikan yang dilakukan lebih efektif dan tepat sasaran. “Ada yang rusaknya berat, ada yang rusaknya sedang. Semuanya kita coba lakukan perbaikan,” katanya.

AHY menegaskan, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan kurikulum dan tenaga pengajar, juga lingkungan belajar yang aman, sehat, dan mendukung proses pendidikan. Menurutnya, investasi pada fasilitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi masa depan Indonesia. “Ini modal penting untuk membangun SDM kita ke depan,” tegasnya.

Melalui program revitalisasi tersebut, pemerintah berharap semakin banyak siswa dan santri di berbagai daerah dapat belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan layak sehingga kualitas pendidikan nasional terus meningkat.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Fakta Ketua BEM FH UBK Terima Suap Rp20 Juta, Keterlibatan Polisi dan Alumni Agar Tidak Demo di Istana
• 15 jam laludisway.id
thumb
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Akan Jalani Sidang Perdana Hari Ini
• 18 jam lalukompas.com
thumb
The 14th Padjadjaran Public Relations Fair Suarakan Perkembangan Anak Tanpa Kekerasan
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Iran dan Oman Bentuk Komite Bersama untuk Dialog Selat Hormuz Pascaperundingan Regional
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Taufik Hidayat Ditahan di Sel Khusus Seorang Diri dan dipantau CCTV, Polisi Juga Bakal Lakukan Tes Kejiwaan
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.