Kemenperin perkuat pengembangan industri kerajinan berbasis sawit

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat pengembangan industri kerajinan berbasis kelapa sawit sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing industri kreatif nasional, memperluas peluang usaha masyarakat, sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

“Industri kerajinan merupakan sektor yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan karena mampu menciptakan nilai tambah tinggi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat ekonomi daerah,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Pemerintah, lanjutnya, terus melakukan penguatan ekosistem industri kerajinan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan inovasi produk, dan perluasan akses pasar.

Menperin menambahkan, pengembangan industri kerajinan juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku dalam negeri dan mendukung penerapan ekonomi sirkular.

Baca juga: Dekranas perluas pasar kriya RI lewat promosi hingga kemitraan

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok industri sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Pihaknya mencatat, nilai ekspor industri kerajinan pada kuartal I tahun 2026 mencapai 165,27 juta dolar AS atau sekitar Rp2,97 triliun.

Capaian tersebut meningkat 4,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencerminkan meningkatnya apresiasi pasar internasional terhadap produk kerajinan Indonesia.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Emmy Suryandari menegaskan bahwa peningkatan daya saing industri kerajinan nasional memerlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Pengembangan keterampilan, pemanfaatan bahan baku alternatif, serta penerapan prinsip ekonomi sirkular menjadi faktor penting dalam menciptakan produk kerajinan yang bernilai tambah tinggi dan berkelanjutan," ujar Emmy.

Melalui berbagai program pendampingan dan peningkatan kapasitas, lanjutnya, Kemenperin terus berupaya agar menghasilkan produk-produk kreatif yang mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan industri kerajinan nasional, Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Samarinda bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyelenggarakan Workshop Kerajinan Anyaman dan Kertas Seni Berbasis Kelapa Sawit di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Kegiatan yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026 itu mendapat dukungan pendanaan penuh dari BPDP melalui program ekonomi hijau berbasis sawit dalam rangka peningkatan nilai ekonomi produk kerajinan melalui optimalisasi pemanfaatan limbah dan produk samping sawit di industri kecil dan menengah kerajinan Provinsi Kalimantan Utara.

Baca juga: HIMKI integrasikan pameran kerajinan dengan program penguatan industri

Workshop tersebut diikuti 30 pelaku usaha kerajinan dari Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung. Para peserta memperoleh pembekalan teori dan praktik pembuatan kerajinan anyaman serta kertas seni dengan memanfaatkan limbah maupun produk samping kelapa sawit sebagai bahan baku utama.

Kepala BSPJI Samarinda Ransi Pasae, mengatakan pengembangan kerajinan berbasis limbah dan produk samping kelapa sawit menjadi salah satu strategi untuk mewujudkan ekonomi sirkular di wilayah perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemanfaatan limbah dan produk samping kelapa sawit menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi merupakan langkah nyata dalam mendukung industri yang berkelanjutan. Selain mengurangi limbah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan produk-produk kreatif unggulan yang dapat memperkuat perekonomian daerah,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa 6,9 Magnitudo Guncang Pulau Honshu Jepang, Tak Berpotensi Tsunami
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Eks Dubes Dian WIrengjurit Bongkar Penyebab Iran Berkali-kali Kecewa kepada Indonesia | SATU MEJA
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Perjuangkan Sony Sonjaya, Kuasa Hukum Singgung Bharada E Bisa Dapat JC di LPSK
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Wamenekraf: Transaksi digital perkuat ekspansi gim lokal ke global
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
5 Rekomendasi Drakor yang Tayang Juli 2026, Ada yang Dibintangi Hwang In Youp
• 7 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.