VIVA – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR mulai menemukan titik terang. Diduga pelaku bernama Taufik Hidayat telah ditangkap Polda Jawa Barat dan ditempatkan di sel khusus.
Melihat kondisi korban yang ditemukan dalam kondisi kritis, tak sedikit orang yang bertanya apa saja yang dilakukan Taufik Hidayat hingga membuat YTR mengalami luka serius.
Penjaga kost, Resa Rohendi mengungkapkan kecurigaannya selama Taufik Hidayat bersama YTR menyewa kosnya.
Taufik Mengaku Istri Sakit
Awalnya, Taufik Hidayat bersama YTR datang mengguna motor bermaksud menyewa kost. Pelaku mengaku kepada penjaga kost bahwa dirinya datang bersama istri.
Saat keduanya menyewa kost, korban sudah tidak bisa berjalan. Pelaku sempat memapah YTR masuk ke kamar dengan alasan istrinya sedang sakit.
“Saya kan mau ngekos di sini sama istri. Cuma keadaan istri saya sakit, udah nggak bisa lihat, minusnya 17,” ungkap Resa Rohendi menirukan perkataan Taufik Hidayat saat awal bertemu.
“Sudah nggak bisa jalan, masuk ke kamarnya juga sudah dipapah sama si Taufik,” sambungnya.
Kala itu, penjaga kost tidak punya kecurigaan terhadapnya lantaran sudah mengatakan bahwa istrinya sedang sakit.
Taufik memutuskan menyewa kost lantaran dekat dengan lokasi kerjanya.
“Nggak ada kecurigaan, kan bilangnya sakit. Dia ngekos di sini karena punya SK wilayah Bandung Timur. Kalau misalnya mau kunjungan tuh biar dekat katanya. Karena punya istri sakit, kalau dekat itu bisa bolak balik katanya,” tuturnya.
- Dok. Istimewa
Taufik Hidayat Tidak Pernah Menunjukkan Surat Nikah
Sejak awal kepindahannya, Taufik selalu mengabaikan setiap ditanya mengenai surat nikah. Sebab di dalam kost tersebut memiliki aturan menunjukkan surat nikah bila tinggal berdua dengan istri.
Namun, Taufik tidak pernah menunjukkannya, sehingga penjaga kost mengambil tindakan.
“Selama sebulan nggak pernah keluar, makanya kita tanya terus ambil tindakan. Karena si Taufik ini ditungguin surat nikahnya belum juga saya terima, makanya kita mengambil tindakan,” terang Resa.
“Selaku penjaga kost, disini kan ada aturannya. Saya ambil tindakan ‘Udah lah gini aja, misalnya punya istri sakit, mendingan nggak usah diperpanjang kosannya. Soalnya kondisinya mengkhawatirkan, mendingan dekati saudara saja’,” sambungnya.





