Kepala Bappenas Sebut Capaian SDGs Indonesia Sudah Lampaui Rata-Rata Global

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan capaian target Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia telah mencapai 62,7 persen atau 153 dari 244 indikator, jauh di atas rata-rata capaian global yang berada di kisaran 20 persen, dalam agenda SDGs Center Conference 2026 di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Capaian SDGs Indonesia Dinilai Cukup Baik

Rachmat Pambudy mengungkapkan, "Indonesia mungkin capaiannya cukup bagus. Kalau rata-rata dunia itu capaiannya 20 persen atau kurang dari 20 persen, Indonesia di atas 60 persen. Karena itu, peran SDGs Center di universitas sangat perlu kita tingkatkan supaya peran kita tidak berhenti di atas 60 persen."

Ia menjelaskan SDGs Indonesia menjadi tonggak penting pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan transformasi ekonomi, pembangunan sumber daya manusia, dan peningkatan daya saing nasional sejak 2022.

Pemerintah juga menargetkan penyelesaian agenda SDGs pada 2030, keluar dari middle income trap pada 2041 melalui transformasi ekonomi berbasis inovasi dan produktivitas, serta mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Percepatan dan Ketersediaan Data Jadi Tantangan

Rachmat Pambudy mengatakan, "2045 tinggal 19 tahun lagi, tinggal tidak lebih dari 20 tahun. 20 tahun kan adalah masalah yang kritis, karena kalau kita tidak selesaikan persoalan hari ini, persoalan ketimpangan, kemiskinan, kelaparan, masalah air bersih, masalah-masalah yang lain yang sifatnya mencapai kebutuhan pokok, maka pencapaian target SDGs ke depan harus menjadi tonggak penting, khususnya di dalam rangka pencapaian kebutuhan-kebutuhan dasar yang hari ini harus kita tuntaskan."

Menurutnya, secara global baru sekitar 18 persen target SDGs yang berada pada jalur pencapaian (on track), sedangkan tanpa langkah transformatif pencapaian target diperkirakan akan tertunda hingga 32 tahun.

Ia menyebut masih terdapat 59 indikator atau 24,2 persen yang memerlukan perhatian dan percepatan agar kembali on track, sementara 40 indikator belum memiliki data yang tersedia pada 2024 sehingga diperlukan penguatan sistem penyediaan data.

Rachmat Pambudy mengungkapkan, "Dalam kaitan ini, pertemuan hari ini SDGs Center di lingkungan universitas mudah-mudahan bisa menekankan perlunya pencapaian dan mempercepat pencapaian SDGs pada tahun 2030."


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Luhut Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mencapai 9 Persen: Kalau Kita Kompak
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Respons Bilqis Soal Hubungan Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi, Udah Siap Punya Ayah Baru?
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Sempat Curhat ke Mantan Bos, Taufik Hidayat Ngaku Sudah Nikah Siri hingga Beberkan Alasan Korban Tak Bisa Melihat
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Ikut Andil dari Penangkapan Taufik Hidayat, Dadang Ahyar Justru Tak Ingin Terima Uang Sayembara
• 3 jam lalucumicumi.com
thumb
Deddy PDIP Tepis Demokrat, Tetap Anggap Pernyataan AHY Hasutan
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.