Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di berbagai wilayah Indonesia serta kesiapan Polri dalam menyelenggarakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2026.
Keterangan tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Kamis.
Dalam pertemuan itu, Kapolri melaporkan kondisi terkini keamanan nasional dan berbagai langkah yang terus dilakukan Kepolisian Republik Indonesia guna menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran agenda pembangunan nasional.
“Kapolri melaporkan perkembangan terkini mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Laporan tersebut mencakup kondisi kamtibmas nasional serta berbagai langkah yang terus dilakukan Polri untuk menjaga stabilitas dan mendukung kelancaran agenda pembangunan nasional,” tulis Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Selain menyampaikan laporan situasi kamtibmas, Kapolri juga melaporkan kesiapan jajaran Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang akan diperingati dalam waktu dekat.
Baca Juga
- Jokowi Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-76, Megawati hingga Jusuf Kalla Hadir
- Bertolak ke Semarang, Jokowi Akan Hadiri Upacara Hari Bhayangkara
- Diperingati Tiap 1 Juli, Ini Sejarah Hari Bhayangkara
“Kapolri juga menyampaikan kesiapan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia yang sebentar lagi akan menyelenggarakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2026,” lanjut Teddy.
Menurutnya, berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan telah dipersiapkan Polri untuk memeriahkan peringatan tersebut sekaligus mempererat hubungan institusi kepolisian dengan masyarakat.
“Berbagai kegiatan bhakti sosial dan kemasyarakatan di seluruh Indonesia telah dipersiapkan untuk memperingati momentum pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, sekaligus memperkuat kedekatan institusi kepolisian dengan masyarakat,” tandas Teddy.





