Perang Bunga Bank Makin Sengit, LPS Kerek Naik Bunga Penjaminan

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi LPS. (Dok. LPS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) secara tiba-tiba memutuskan untuk meningkatkan tingkat bunga penjaminan (TBP) menjadi 3,75% untuk simpanan di bank umum dan 6,25% di Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Juni 2026 dan berlaku untuk periode 1 Juli hingga 1 September 2026.

Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan Simpanan & Resolusi Bank, Doddy Zulverdi membeberkan keputusan itu didasari oleh kecenderungan bunga simpanan rupiah di seluruh kelompok bank sudah cenderung terus meningkat. Ia mengatakan kondisi ini merupakan respon perbankan terhadap perkembangan suku bunga kebijakan dan juga kondisi pasar keuangan yang terjadi, baik itu yang terjadi di global maupun di domestik.


Baca: RUPS Allo Bank (BBHI) Sepakat Bagi Dividen Rp287 M

Sementara itu, LPS tetap mempertahankan TBP simpanan valas di level 2,00%. Menurut Doddy, suku bunga pasar untuk simpanan valuta asing (valas) beberapa waktu terakhir masih bertahan pada level yang cukup tinggi.

Ia menyebut kinerja pertumbuhan simpanan rupiah sejauh ini masih relatif tinggi namun terdapat beberapa potensi bahwa simpanan rupiah tersebut akan pertumbuhannya akan melambat. Sedangkan untuk pertumbuhan simpanan valas diperkirakan dalam kondisi saat ini akan meningkat.

Kemudian faktor yang ketiga adalah kondisi likuiditas perbankan, yang disebut masih terjaga di semua kelompok bank. Namun, Doddy mengatakan terdapat indikasi terjadinya peningkatan kompetisi suku bunga di antara berbagai kelompok bank.

Faktor lainnya adalah tingkat cakupan penjaminan simpanan masih di atas yang ditatapkan undang-undang yaitu minimum 90%. Tetapi, dengan perkembangan kondisi terkini itu sudah ada sedikit kecenderungan menurun dan perlu diantisipasi LPS untuk tidak berlanjut.

"Itu adalah beberapa faktor yang kami pertimbangkan, tentu saja penetapan ini kemudian juga berdasarkan sebuah analisis yang lebih lengkap mengenai kondisi sistem keuangan dan perbankan," tutur Doddy saat Konferensi Pers Penetapan TBP LPS periode sewaktu-waktu, secara virtual, Kamis (25/6/2026).


(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Rupiah Melemah & Suku Bunga Tinggi, RI Masih Menarik Asing?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AHY Menyatakan Pembangunan Kembali Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo Sudah Lampaui 50 Persen
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Diperpanjang, Pendaftaran Kini Dibuka hingga 28 Juni 2026
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Menkes Bilang BPJS Kesehatan Akan Dapat Suntikan Dana Lagi Tahun Depan
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jaksel manfaatkan teknologi mitigasi banjir untuk pantau tinggi air
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Bojan Hodak Batal Pimpin Harimau Malaya? FAM Resmi Tunjuk Sosok Ini Sebagai Pelatih Timnas Malaysia
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.