Dedi Mulyadi Serahkan Uang Sayembara Rp250 Juta Pada Korban Penyekapan

bisnis.com
17 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan hadiah sayembara senilai Rp250 juta akan diberikan kepada YTR, korban penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat.

Keputusan tersebut diambil setelah Taufik Hidayat berhasil ditangkap jajaran Polda Jawa Barat di Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6/2026) malam. 

Menurut Dedi, pemberian uang sayembara kepada korban merupakan usulan langsung dari Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan. Lebih lanjut, Kapolda juga mengusulkan agar dana tersebut tidak diserahkan secara tunai, melainkan ditempatkan dalam bentuk deposito dan diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2026.

"Pak Kapolda menyampaikan, karena Taufik Hidayat sudah berhasil ditangkap, uang sayembara sebaiknya diberikan kepada korban," katanya, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, skema deposito dipilih agar dana itu dapat dimanfaatkan untuk kepentingan jangka panjang.

Menurutnya, korban saat ini telah menerima berbagai bantuan dari masyarakat maupun sejumlah pihak. Apabila seluruh dana diberikan sekaligus dalam bentuk tunai, dikhawatirkan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga

  • Deretan Fakta Taufik Hidayat, Polda Jabar Buka Peluang Adanya Korban Lain
  • Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Ditangkap di Majalaya, KDM Apresiasi
  • Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung, Akhirnya Ditangkap di Majalaya

"Tujuannya untuk masa depan korban. Sekarang korban sudah banyak menerima bantuan. Kalau seluruhnya diberikan dalam bentuk uang tunai, dikhawatirkan akan cepat habis," katanya.

Sebelumnya, KDM membuka sayembara berhadiah Rp250 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan Taufik Hidayat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menegaskan bahwa Taufik Hidayat ditangkap oleh polisi, bukan menyerahkan diri.

"Yang bersangkutan ditangkap di wilayah Bandung Raya, bukan menyerahkan diri," ujar Hendra, Rabu (24/6/2026).

Hendra juga mengungkapkan, polisi telah memeriksa seorang saksi berinisial D yang diduga mengetahui keberadaan tersangka. Pemeriksaan lanjutan masih akan dilakukan untuk mendalami keterangannya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Heboh Pemain Golf Aniaya Caddy di Tangerang
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Pemerintah Akui Salah dalam Menjalankan Program MBG: Ide-ide Besar Tak Disiapkan dengan Matang
• 51 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bahlil Cerita Momen Prabowo Putuskan BBM Subsidi Tak Naik, Ini Hitung-hitungannya
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Live! Purbaya Sidak Pabrik Baja hingga ASN Tewas di Mobil Dinas
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Serang Kapal di Selat Hormuz, Upaya Pemulihan Lalu Lintas Laut Terganggu
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.