Sejarah dan Fakta Viking Row, Ritual Viral Suporter Norwegia di Piala Dunia 2026

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Piala Dunia kerap menyajikan cerita unik dan menarik di setiap gelarannya, termasuk di Piala Dunia 2026. Salah satu yang menjadi sorotan dunia dan viral di media sosial adalah ritual Viking Row yang diperagakan suporter Norwegia.

Piala Dunia 2026 merupakan ajang kembalinya Norwegia kembali ke Piala Dunia. The Vikings kembali setelah absen 32 tahun.

Viking Row merupakan bentuk dukungan terhadap timnas Norwegia. Ritual tersebut tidak hanya dilakukan para suporter yang datang langsung ke Amerika Serikat, tapi juga oleh seluruh warga Norwegia mulai dari anak sekolah, pekerja kantoran, hingga para politisi.

Aksi 'Viking Row' suporter Norwegia di Piala Dunia 2026. Foto: X/@worldcupmedia

Berdasarkan video-video yang beredar, Viking Row merupakan gerakan seperti mendayung perahu. Dengan tabuhan drum dan suara menghentak, para suporter Norwegia bergerak mendayung dengan kompak.

Mengutip visitnorway.com, berikut ini fakta-fakta mengenai Viking Row. Kenapa Viking Row Identik dengan Norwegia? Viking Row berakar pada tradisi Norwegia yang paling utama: Viking, perahu, percikan air laut, dan orang-orang yang tampak nyaman dalam cuaca buruk. 

Norwegia adalah negara yang panjang dan sempit yang dikelilingi oleh laut. Garis pantai kami dipotong oleh fjord, pulau, karang, dan selat. Bagi penduduk Norwegia, air bukanlah penghalang, tapi jalan utama.

Sebelum terowongan, jembatan, feri, kereta api, dan jalan raya, orang Norwegia bepergian dengan perahu. Penduduk Norwegia hampir melakukan seluruh aktivitas dengan mendayung mulai dari memancing hingga berdagang.

  Dari kapal Viking hingga sepak bola Referensi Viking dan mendayung bukan hanya kostum atau gimik. Viking Row merupakan semangat penduduk Norwegia.

Pada Zaman Viking, pelaut Skandinavia melakukan perjalanan jarak jauh dengan kapal. Kapal-kapal ini membawa orang, hewan, dan segala macam barang di sepanjang pantai, menyusuri sungai, dan melintasi laut lepas ke tujuan yang jauh.

Kapal mereka dibangun untuk kecepatan, fleksibilitas, dan daya tahan. Kapal menggunakan layar ketika angin memungkinkan dan layar ketika tenaga otot dibutuhkan.

Sekitar tahun 1000, penjelajah Norse yang dipimpin oleh Leif Erikson berlayar dan mendayung ke barat dari Greenland, menjadi orang Eropa pertama yang diketahui mencapai Amerika Utara. Mereka berlabuh di tempat yang mereka sebut Vinland, kemungkinan besar di tempat yang sekarang adalah Newfoundland, Kanada.

Viking Row merupakan kekuatan sejarah yang kuat dengan kerja sama tim, ritme, dan tujuan bersama. Hal itu sangat cocok sebagai nyanyian dalam sepak bola, sebuah tim, kerumunan, dan sebuah kapal semuanya bergantung pada hal yang sama: koordinasi dan dorongan kuat untuk terus bergerak maju, bahkan di tengah laut yang bergelombang.

Baca Juga :

Piala Dunia Ajang Pertemuan Budaya Global dan Lokal
Dengan viralnya Viking Row, ritual tersebut juga dapat dirayakan penduduk di negara-negara lain. Bahkan, ketika Anda mengetik 'Viking Row' di Google, maka akan muncul animasi para Viking dengan bendera Norwegia sedang mendayung dalam jendela pencarian.

Viking Row masih akan menggema di Piala Dunia 2026 seiring dengan penampilan apik Erling Haaland dkk.. Norwegia telah mengunci tempat di babak 32 besar dan akan terus 'mendayung' sejauh mungkin di Piala Dunia 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump sebut AS siap bantu Venezuela setelah gempa bumi besar
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Menhut Tegaskan Komitmen Bangun Pasar Karbon Kredibel
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bapanas: Penyaluran CBP untuk stabilitas pasokan capai 1,02 juta ton
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Industri Perbankan Edukasi Pelajar dan Keluarga Saat Musim Liburan Sekolah
• 14 menit lalurepublika.co.id
thumb
DPR Pastikan Pasal 50A UU P2SK Tak Hambat Pengusutan Kasus Korupsi hingga TPPU
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.