Program Gowa Bersama Jadi Strategi Pemkab Gowa Sentuh Warga Rentan, Bupati Tekankan Pendidikan Anak Yatim

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat upaya penanganan kemiskinan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti anak yatim dan penyandang disabilitas. Program Gowa Bersama disebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan intervensi.

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah yang digelar Kementerian Agama Kabupaten Gowa di Desa Bontomanai, Kecamatan Bajeng Barat, Kamis, 25 Juni 2026.

Menurut Talenrang, program yang dijalankan Pemkab Gowa memiliki arah yang sama dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan serta penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Program pemerintah daerah ternyata selaras dengan program pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Program Gowa Bersama terus melakukan berbagai kegiatan untuk membantu masyarakat kurang mampu, termasuk anak yatim dan penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, salah satu pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah yakni melalui program One Day One District. Melalui program tersebut, pemerintah turun langsung ke lapangan untuk menemukan warga yang membutuhkan bantuan dan memastikan persoalan mereka dapat ditangani.

“Kita turun mencari masyarakat yang tidak mampu, termasuk anak-anak yang tidak sekolah karena terkendala biaya. Pemerintah hadir untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan agar keluarga-keluarga yang kurang mampu bisa menjadi lebih baik dan lebih sejahtera,” jelasnya.

Bupati perempuan pertama Kabupaten Gowa itu menegaskan, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak kehilangan hak mendapatkan pendidikan. Ia menyebut sejumlah anak yatim telah mendapat dukungan akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.

Selain sektor pendidikan, Pemkab Gowa juga memberikan perhatian terhadap penyandang disabilitas dengan menyediakan alat bantu seperti kursi roda dan tongkat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mereka tetap beraktivitas secara mandiri dan produktif.

“Kalian tidak sendiri. Yang membuat seseorang hebat bukanlah kesempurnaan fisiknya, tetapi semangatnya untuk menjadi anak yang berguna bagi keluarga, daerah, bangsa, dan negara,” pesannya kepada anak yatim dan penyandang disabilitas yang hadir.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa Jamaris mengatakan kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah melalui kolaborasi Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Bontomanai, Kecamatan Bajeng Barat, yang juga diusulkan sebagai Kampung Zakat pertama di Kabupaten Gowa.

“Ini serentak dilaksanakan secara nasional, dimana khusus Kabupaten Gowa dilaksanakan di Desa Bontomanai, Bajeng Barat karena juga diusulkan sebagai Kampung Zakat pertama di Kabupaten Gowa sebagai bentuk kolaborasi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan pemerintah daerah,” sebutnya.

Jamaris menambahkan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga mendorong pemberdayaan agar masyarakat penerima zakat dapat meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Kita berharap masyarakat yang saat ini masih berstatus mustahik ke depan dapat menjadi muzakki. Kita akan melihat potensi yang dimiliki masyarakat dan melakukan pendampingan agar mereka dapat meningkatkan kesejahteraannya terlebih anak-anak yatim harus mendapatkan akses pendidikan yang layak dan tidak boleh putus sekolah,” jelasnya.

Camat Bajeng Barat Syamsul Rijal turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut di Desa Bontomanai. Ia menyebut pemerintah kecamatan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendukung program pembangunan Kabupaten Gowa.

“Kami selalu membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder dan masyarakat untuk menjaga kebersamaan serta mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Gowa khususnya Gowa Bersama,” pungkasnya. (an)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Skotlandia vs Brasil: Vinicius Junior Menggila, Selecao Sikat Tartan Army dan Kunci Juara Grup C
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Bandara Haluoleo buka rute baru untuk dukung pariwisata Sultra
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
BKPM Ungkap Tantangan Terbesar Investasi di RI
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Paus Leo Kirim Bantuan USD 114 Ribu untuk Korban Gempa Kembar Venezuela
• 40 menit laludetik.com
thumb
Setelah Beri Peringatan Pendana Demo, Prabowo Panggil Kapolri ke Istana
• 2 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.