JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengatakan mengetahui pihak yang berada di balik sejumlah aksi demonstrasi belakangan ini.
Prabowo heran ada pihak yang tidak mendukung pemerintahannya bersaing dengan negara lain. Presiden ingin seluruh rakyat kompak, layaknya tim sepak bola yang sedang menjalani pertandingan.
Pengamat Komunikasi Politik Unpad, Kunto Adi Wibowo, menyebut ungkapan Presiden untuk menuding elite politik.
Sementara mahasiswa UI membantah tudingan demo bayaran. Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, meminta agar pemerintah tak sekadar menuding, namun juga membuka data ke publik soal pihak yang membayar aksi unjuk rasa mahasiswa.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyebut jika ada pihak yang membiayai aksi unjuk rasa hingga berujung ricuh akan memiliki sanksi pidana.
Sebelumnya Ketua BEM UBK nonaktif, Muhammad Abdimaludin, mengaku mendapat sejumlah uang untuk mengubah lokasi unjuk rasa dari titik di Istana menjadi ke DPR, saat disidang oleh sejumlah rekannya di area kampus.
Ketua BEM UBK nonaktif bersama 14 rekannya juga sempat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat melakukan aksi unjuk rasa di Istana pada 15 Juni 2026.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Hati-Hati! Saya Kasih Peringatan, Saya Tahu yang Bayar-Bayar Demo Itu
#demobayaran #demo #mahasiswa #prabowo
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- presiden prabowo
- prabowo
- bayar demo
- bem ui
- demo mahasiswa
- demo bayaran





