JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekjen Peradi Bersatu Ade Darmawan menjelaskan maksud pernyataannya yang meminta orang-orang kuat di belakang Roy Suryo untuk sekalian mengangkat Roy Suryo menjadi menteri.
Menurut Ade, pernyataan tersebut lahir dari rasa kecewa karena ia menilai Presiden ke-7 RI Joko Widodo belum memperoleh keadilan.
Ade menegaskan, pernyataan tersebut bukan tuduhan kepada Presiden Prabowo, melainkan bentuk keluhan sebagai relawan yang merasa tidak didengar.
Ade juga menyebut sindiran soal kursi menteri hanyalah ungkapan emosional atas situasi yang menurutnya tidak berpihak kepada pihak pelapor.
Namun pernyataan itu mendapat tanggapan dari kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin.
Menurut Ahmad, cara pandang yang menempatkan Presiden seolah harus berpihak kepada kelompok tertentu justru berbahaya bagi kehidupan bernegara.
Ahmad menegaskan, Presiden yang telah dilantik tidak lagi hanya mewakili para pendukungnya, melainkan seluruh rakyat Indonesia.
Ia juga mengingatkan bahwa Presiden harus melayani semua warga negara tanpa memandang pilihan politik mereka pada pemilu lalu.
Lebih lanjut, Ahmad menilai narasi yang mengaitkan penangguhan penahanan Roy Suryo dengan Presiden justru dapat menjadi tuduhan serius terhadap kepala negara.
Ahmad kembali menegaskan bahwa Presiden Prabowo adalah pemimpin seluruh rakyat Indonesia.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/azpqwTq3rWQ
#jokowi #ijazah #roysuryo
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- jokowi
- ijazah
- roy suryo
- rosi
- ugm





