Pemerintah Swiss akan mengerahkan tim penyelamat beserta peralatan seberat belasan ton ke Venezuela yang diguncang dua gempa dahsyat. Gempa kembar di Venezuela itu menewaskan sedikitnya 164 orang.
Dilansir AFP, Kamis (25/6/2026), Kementerian Luar Negeri Swiss menyebut bahwa pihaknya telah mengerahkan "Swiss Rescue Chain" (Tim Penyelamat Swiss), yang terdiri dari 80 personel, delapan anjing penyelamat, dan 18 ton peralatan penyelamatan.
Pengumuman ini disampaikan setelah gempa terkuat yang melanda Venezuela sejak tahun 1900 memaksa petugas penyelamat dan warga setempat memanjat reruntuhan apartemen yang hancur di tengah kegelapan, demi mencari korban selamat dan mengevakuasi orang-orang dari balik puing-puing.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,2 dan M 7,5 mengguncang wilayah di sebelah barat ibu kota pada Rabu malam.
"Misi Swiss Rescue Chain adalah mencari, mengeluarkan, dan menyelamatkan korban yang tertimbun reruntuhan," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Swiss.
Awalnya, pihak berwenang di Bern memperkirakan pengerahan tim penyelamat dan peralatan mereka akan memakan waktu cukup lama karena wilayah udara Venezuela tertutup bagi sebagian besar maskapai penerbangan Eropa.
Namun setelah berupaya keras mengatur penerbangan, Pemerintah Swiss menyatakan pengiriman bantuan akan berlangsung pada Kamis malam waktu setempat.
(fas/azh)





