Berapa Banyak Telur yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Kata Ahli

tabloidbintang.com
4 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Telur dikenal sebagai salah satu sumber makanan bergizi yang cocok untuk berbagai kelompok usia. Kandungan protein tinggi, lemak sehat, vitamin D, vitamin B, kolin, dan asam lemak omega-3 menjadikannya pilihan populer dalam pola makan sehat.

Namun, berapa banyak telur yang aman dikonsumsi setiap hari? Jawabannya bergantung pada sejumlah faktor seperti usia, jenis kelamin, berat badan, dan tingkat aktivitas fisik.

Menurut para ahli, bagi individu sehat, konsumsi 1 hingga 3 butir telur per hari umumnya aman dan bahkan dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Atlet atau individu dengan gaya hidup aktif bisa mengonsumsi 2–4 butir telur per hari sebagai sumber protein berkualitas.

“Kuning telur kaya akan vitamin, mineral, dan lemak baik. Mengonsumsi hanya putih telur dapat disarankan bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung,” ujar Dt. Ginni Kalra, Kepala Departemen Dietetik di Aakash Healthcare, seperti dilansir Times of India. Ia menambahkan, secara umum, 1–3 telur per hari dapat memberikan manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam pola makan seimbang.

Saat ini, tidak ada batas resmi yang ditetapkan oleh lembaga kesehatan bagi jumlah telur yang boleh dikonsumsi oleh orang sehat. Namun, bagi penderita penyakit jantung, diabetes tipe 2, atau kolesterol LDL tinggi, disarankan membatasi konsumsi hingga tujuh butir telur per minggu. Fokus pada putih telur juga dapat menjadi alternatif.

Dr. Sunil Rana, Direktur Asosiasi dan Kepala Divisi Penyakit Dalam, Rumah Sakit Asian, menjelaskan bahwa kebutuhan kalori dan protein antara pria dan wanita berbeda. Pria, karena massa ototnya yang lebih besar, dapat mengonsumsi 2–3 telur per hari tanpa efek samping berarti, terutama jika aktif. Sementara itu, wanita dapat mengonsumsi 1–2 butir telur per hari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi penting seperti vitamin D, zat besi, dan folat, khususnya selama kehamilan atau menopause.

Untuk konsumsi mingguan, individu dengan sindrom metabolik juga disarankan untuk tidak lebih dari enam telur per minggu. Studi terbaru menunjukkan konsumsi telur pada kelompok ini dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL, sensitivitas insulin, dan profil lemak darah.

Meski sehat, telur sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang yang mencakup buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak. Pilihan antara mengonsumsi telur utuh atau hanya putihnya perlu disesuaikan dengan tujuan kesehatan masing-masing.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
THE Sustainability Impact Ratings 2026, IPB Meroket ke Peringkat 62 Dunia
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Populer: Kapal Gamsunoro Pertamina Lewati Hormuz; Bea Cukai Sita Uang Dolar AS
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
BNNP Kalteng Bongkar 2 Kasus Narkoba, Sita Sabu Hampir 300 Gram
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Periksa 6 Biro Jasa di Bali, KPK Temukan Ada Setoran Izin Tinggal WNA hingga Rp 2,5 Juta
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Airlangga: Catatan MSCI Momentum Perkuat Kualitas Tata Kelola Pasar Modal
• 23 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.