Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Pantai Gading melakukan rotasi empat pemain pada laga kontra Curacao dalam laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, Jumat dini hari WIB.
Sementara itu, dikutip dari laman FIFA, Curacao memilih mempertahankan komposisi pemain yang sama seperti saat menahan imbang Ekuador pada pertandingan sebelumnya.
Pelatih Curacao Dick Advocaat tetap menggunakan formasi 5-4-1 yang sukses membawa timnya meraih satu poin atas Ekuador.
Baca juga: Susunan pemain Ekuador vs Jerman, kedua tim tak lakukan banyak rotasi
Baca juga: Scaloni akan rotasi pemain timnas Argentina saat hadapi Yordania
Juergen Locadia kembali menjadi ujung tombak tunggal Curacao, didukung Tahith Chong dan Leandro Bacuna dalam membangun serangan.
Di kubu Pantai Gading, perubahan terbesar terjadi di lini pertahanan. Setelah kalah dari Jerman pada laga sebelumnya, pelatih Emerse Fae hanya mempertahankan Odilon Kossounou, sementara Emmanuel Agbadou, Ghislain Konan, dan Wilfried Singo dicoret dari susunan 11 pertama.
Sebagai pengganti, Ousmane Diomande, Guela Doue, dan Christopher Operi masuk untuk memperkuat lini belakang.
Perubahan lainnya dilakukan di tengah. Christ Inao Oulai harus rela kehilangan tempatnya agar Nicolas Pepe dapat memperkuat lini serang.
Mantan pemain Arsenal itu akan berduet dengan Ange-Yoan Bonny di lini depan untuk memburu kemenangan yang menjaga peluang Pantai Gading melaju ke babak 32 besar.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Curacao (5-4-1): Eloy Room (kiper); Joshua Brenet, Jurien Gaari, Armando Obispo, Sherel Floranus, Deveron Fonville; Juninho Bacuna, Livano Comenencia, Leandro Bacuna, Tahith Chong; Juergen Locadia.
Pantai Gading (4-4-2): Yahia Fofana (kiper); Ousmane Diomande, Christopher Operi, Odilon Kossounou, Guela Doue; Franck Kessie, Ibrahim Sangare, Yan Diomande, Amad Diallo; Ange-Yoan Bonny, Nicolas Pepe.
Baca juga: Pratinjau Jepang vs Swedia: Laga penentu untuk lolos ke fase gugur
Baca juga: Pratinjau AS vs Turki: Laga untuk buktikan dominasi AS
Sementara itu, dikutip dari laman FIFA, Curacao memilih mempertahankan komposisi pemain yang sama seperti saat menahan imbang Ekuador pada pertandingan sebelumnya.
Pelatih Curacao Dick Advocaat tetap menggunakan formasi 5-4-1 yang sukses membawa timnya meraih satu poin atas Ekuador.
Baca juga: Susunan pemain Ekuador vs Jerman, kedua tim tak lakukan banyak rotasi
Baca juga: Scaloni akan rotasi pemain timnas Argentina saat hadapi Yordania
Juergen Locadia kembali menjadi ujung tombak tunggal Curacao, didukung Tahith Chong dan Leandro Bacuna dalam membangun serangan.
Di kubu Pantai Gading, perubahan terbesar terjadi di lini pertahanan. Setelah kalah dari Jerman pada laga sebelumnya, pelatih Emerse Fae hanya mempertahankan Odilon Kossounou, sementara Emmanuel Agbadou, Ghislain Konan, dan Wilfried Singo dicoret dari susunan 11 pertama.
Sebagai pengganti, Ousmane Diomande, Guela Doue, dan Christopher Operi masuk untuk memperkuat lini belakang.
Perubahan lainnya dilakukan di tengah. Christ Inao Oulai harus rela kehilangan tempatnya agar Nicolas Pepe dapat memperkuat lini serang.
Mantan pemain Arsenal itu akan berduet dengan Ange-Yoan Bonny di lini depan untuk memburu kemenangan yang menjaga peluang Pantai Gading melaju ke babak 32 besar.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Curacao (5-4-1): Eloy Room (kiper); Joshua Brenet, Jurien Gaari, Armando Obispo, Sherel Floranus, Deveron Fonville; Juninho Bacuna, Livano Comenencia, Leandro Bacuna, Tahith Chong; Juergen Locadia.
Pantai Gading (4-4-2): Yahia Fofana (kiper); Ousmane Diomande, Christopher Operi, Odilon Kossounou, Guela Doue; Franck Kessie, Ibrahim Sangare, Yan Diomande, Amad Diallo; Ange-Yoan Bonny, Nicolas Pepe.
Baca juga: Pratinjau Jepang vs Swedia: Laga penentu untuk lolos ke fase gugur
Baca juga: Pratinjau AS vs Turki: Laga untuk buktikan dominasi AS





