JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.737 lulusan Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 resmi memulai pekerjaan mereka sebagai perwira.
Setelah mengikuti Upacara Prasetya Perwira (Praspa) di GOR Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026) yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, kini para lulusan resmi menyandang pangkat Letnan.
1.737 Orang itu adalah perwira remaja. Perwira remaja adalah sebutan bagi lulusan taruna Akademi TNI, gelar “remaja” tidak merujuk pada usia melainkan status perwira yang baru memulai karier.
Baca juga: Syarat Tinggi Badan Masuk Akmil Lebih Pendek dari Akpol, Berapa Cm Tepatnya?
Dalam amanatnya, Agus mengatakan bahwa perkembangan lingkungan strategis yang bergerak cepat telah mengubah bentuk dan karakter ancaman yang dihadapi bangsa.
Meski demikian, TNI tetap berkomitmen menjalankan tugas pokoknya menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta melindungi seluruh rakyat Indonesia.
Menurut Agus, pendidikan integratif yang telah dijalani para perwira menjadi bekal penting untuk memperkuat sinergi antarmatra sekaligus membentuk karakter keprajuritan yang tangguh.
“Pendidikan yang saudara jalani telah membentuk jati diri TNI dalam semangat TNI yang Prima dan pangkat Letnan yang disematkan merupakan amanah kepada bangsa, negara, rakyat dan Tuhan yang Maha Esa,” ujar dia, dikutip dari siaran pers Puspen TNI, Jumat (26/6/2026).
Baca juga: Akmil dan Akpol 2026 Dibuka, Siswa SMK Semua Jurusan Bisa Daftar?
Menutup amanatnya, Agus mengucapkan selamat kepada seluruh perwira remaja yang baru dilantik.
Ia berpesan agar mereka mengabdi dengan dedikasi, loyalitas, dan semangat pengorbanan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kepada seluruh perwira remaja TNI selamat bertugas, abdikan diri sepenuh hati dan jadilah prawira yang dicintai rakyat serta diridhoi Tuhan yang Maha Esa,” pesannya.
Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 yang turut dihadiri para kepala staf angkatan itu menjadi penanda lahirnya perwira-perwira muda TNI.
Mereka diharapkan mampu menjadi prajurit profesional, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menjunjung semangat integrasi antarmatra dalam menjalankan tugas pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




