Prabowo Bicara Demo Bayaran, Golkar: Tanda yang Mendanai Buat Setop Aksi

jpnn.com
22 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar Sarmuji menilai pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto soal dugaan demonstrasi bayaran pasti didasarkan informasi akurat dari aparat negara.

"Ya, sinyalemen Presiden berdasarkan informasi yang beliau terima. Kan, ada aparat negara yang bisa mendeteksi," kata dia melalui layanan pesan, Kamis (25/6).

BACA JUGA: Prabowo Bilang Hanya di Indonesia Tentara Kerja ke Sawah, DPR Malah Bangga, Duh...

Menurut Sarmuji, pernyataan Prabowo sebagai pesan ke pihak yang menunggangi demonstrasi untuk menghentikan kegiatan. 

"Jadi yang membayar atau mendanai sebaiknya tidak diteruskan, apalagi jika tujuannya untuk mengganggu stabilitas," ujarnya.

BACA JUGA: Prabowo Ditantang Menindak Pemodal Demonstrasi

Namun, Sarmuji mengatakan pemerintah tetap menghargai setiap bentuk kritisisme dan kebebasan berpendapat dari masyarakat sebagai bagian dari demokrasi.

"Kami tetap menghargai kritisisme tetapi jangan sampai mengganggu jalannya pemerintahan yang lagi berusaha keras meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

BACA JUGA: Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dirinya mengetahui pihak yang membiayai berbagai aksi demonstrasi di Tanah Air belakangan itu. 

Presiden ke-8 RI itu menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, pada Rabu (24/6).

“Saudara-saudara sekalian hati-hati, lho. Saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu,” ujar Prabowo.

Mantan menteri pertahanan itu juga menyinggung soal peserta aksi yang disebut menerima bayaran untuk turun ke jalan, tetapi tidak paham isu.

"Ya, yang pada mau demo, ditanya anak-anak demo (tentang apa), enggak ngerti. Mau demo apa, ya? Kami dibayar Rp200.000 (jawaban pedemi, red). Begitu, ya,” kata dia. (ast/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sungai Meluap, Banjir Rendam 30 Rumah dan 5,5 Hektare Lahan di Mandailing Natal
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Wanita Asal Australia Dicabuli di Pantai Pailiang Sumba, Uang-HP Juga Dirampas
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Selidiki Kematian ASN dalam Mobil, Polisi Tunggu Hasil Labfor hingga Telusuri CCTV
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Modus Aplikasi HOT51, Cuci Uang Judi Lewat Rekening Cangkang
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Jadwal Grup H Piala Dunia 2026: Uruguay vs Spanyol, Tanjung Verde vs Arab Saudi
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.