Dudung: Penyiksaan Terharap YTR di Bandung di Luar Batas Kemanusiaan

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BANDUNG  -- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap kasus penyekapan dan kekerasan yang menimpa YTR di Kabupaten Bandung. Ia meminta penanganan perkaran ini mesti dilakukan sesuai hukum yang berlaku.

“Pesan beliau, diproses sesuai hukum yang berlaku dan beliau sangat peduli dengan kejadian ini,” kata Dudung usai menjenguk korban di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Kamis.

Baca Juga
  • PP Tunas: 200 Platform Digital Serahkan Laporan Risiko Keamanan Anak
  • Gubernur Kalteng Lantik Pejabat Tinggi Pratama Hasil Uji Kesesuaian Jabatan
  • Proyek Gas Abadi Masela Mulai Konstruksi 2027, Pemerintah Percepat Investasi

Dudung menilai tindakan yang dilakukan tersangka, Taufik Hidayat, telah melampaui batas kemanusiaan. Menurut dia, kondisi korban saat ini menunjukkan beratnya penderitaan yang dialami selama menjadi korban penyekapan.

“Saya pribadi terus terang kalau melihat kondisinya tadi, ini sudah di luar batas-batas kemanusiaan sehingga layak dihukum seberat-beratnya,” ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain itu, Dudung mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan guna mencegah kejadian serupa terulang.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CNG Pengganti LPG 3 Kg Segera Diproduksi, Kompor Diklaim Tak Perlu Diganti
• 9 jam lalueranasional.com
thumb
Polisi Selidiki Pria Misterius Keluar dari Mobil Wanita ASN Tewas di Sidoarjo
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Vila di Bali Jadi Pabrik Vape Ganja Home Industry, Dikendalikan Kurir dan Bandar WNA
• 21 jam laludisway.id
thumb
Update Proyek Jet Tempur KF-21: Indonesia Tak Akan Produksi Sendiri
• 1 menit lalukumparan.com
thumb
Bupati Daeng Manye Siapkan Kawasan Pendidikan Agroekologi, Takalar Menuju Pusat Pembangunan Hijau
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.