Rencana Besar Darije Kalezic Jika Reno Salampessy Gabung PSM Makassar

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR, FAJAR — Bursa transfer PSM Makassar musim ini tampaknya tidak hanya berbicara tentang mencari pemain yang sudah jadi.

Di balik berbagai rumor yang beredar, muncul satu nama yang justru menggambarkan arah baru pembangunan skuad Pasukan Ramang. Namanya Reno Salampessy.

Pemain muda milik Persipura Jayapura itu dikabarkan semakin dekat menuju Makassar. Jika transfer tersebut benar-benar terwujud, maka ia bukan sekadar menjadi tambahan pemain di dalam skuad.

Lebih dari itu, Reno bisa menjadi salah satu fondasi proyek jangka panjang yang sedang dibangun pelatih baru PSM, Darije Kalezic.

Rumor tersebut bukan tanpa alasan.

Darije selama ini dikenal sebagai pelatih yang tidak ragu memberikan kesempatan kepada pemain muda.

Dalam berbagai klub yang pernah ditanganinya, termasuk ketika pertama kali melatih PSM beberapa tahun silam, pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu selalu memberi ruang bagi talenta muda untuk berkembang.

Ia percaya bahwa usia bukan ukuran utama.

Selama seorang pemain memiliki kualitas, disiplin, dan keberanian belajar, kesempatan akan selalu terbuka.

Karena itu, jika Reno benar-benar bergabung, besar kemungkinan Darije tidak sekadar menjadikannya pelengkap skuad.

Ia diproyeksikan sebagai bagian penting dari pembangunan tim untuk beberapa musim ke depan.

Usia Reno yang baru menginjak 18 tahun menjadi modal yang sangat berharga.

Namun yang lebih menarik adalah bagaimana pemain muda tersebut sudah mampu menunjukkan kontribusi besar bersama Persipura Jayapura.

Musim lalu, Reno tampil dalam 24 pertandingan dengan total waktu bermain mencapai 1.440 menit.

Dalam kesempatan tersebut, ia mencetak lima gol dan menyumbangkan lima assist.

Artinya, ia terlibat langsung dalam sepuluh gol Persipura sepanjang musim.

Statistik itu menjadi pencapaian yang cukup istimewa untuk pemain yang bahkan baru saja memasuki usia dewasa.

Kepercayaan yang diberikan Persipura melalui nomor punggung tujuh juga menunjukkan bahwa Reno bukan pemain biasa di dalam skuad Mutiara Hitam.

Ia telah menjadi bagian penting dari permainan tim.

Namun kontribusi Reno ternyata tidak berhenti pada urusan mencetak gol.

Data statistik menunjukkan karakter permainannya jauh lebih lengkap.

Ia melepaskan 27 tembakan dengan 17 di antaranya tepat sasaran.

Akurasi umpannya juga mencapai lebih dari 81 persen setelah menyelesaikan 273 operan sukses dari total 336 percobaan.

Angka tersebut menunjukkan bahwa Reno tidak hanya berani mengambil risiko, tetapi juga cukup tenang ketika menguasai bola.

Yang lebih menarik lagi adalah kontribusinya ketika tim kehilangan penguasaan bola.

Meski berstatus pemain menyerang, Reno aktif membantu pertahanan.

Sepanjang musim ia mencatatkan 22 tekel, 19 intersep, dan tiga sapuan.

Disiplin bermainnya juga patut mendapat perhatian.

Dalam satu musim kompetisi, ia hanya melakukan 12 pelanggaran dan tidak menerima satu pun kartu kuning.

Karakter seperti inilah yang biasanya disukai oleh Darije Kalezic.

Pelatih asal Bosnia itu dikenal menyukai pemain yang bekerja untuk tim, bukan sekadar pemain yang mengandalkan kemampuan individu.

Dalam sistem permainan yang mengutamakan organisasi, setiap pemain dituntut ikut bertahan ketika kehilangan bola dan cepat melakukan transisi saat menyerang.

Melihat karakter Reno, bukan tidak mungkin Darije memiliki rencana yang lebih besar daripada sekadar menjadikannya winger.

Dengan kemampuan menyerang, akurasi umpan yang baik, serta kemauan membantu pertahanan, Reno berpotensi berkembang menjadi pemain serbabisa di lini depan.

Ia dapat dimainkan di kedua sisi sayap, bahkan berpeluang beroperasi sebagai gelandang serang apabila dibutuhkan.

Fleksibilitas seperti itu menjadi aset penting dalam sepak bola modern.

Terlebih PSM musim ini sedang memasuki fase regenerasi.

Sejumlah pemain muda mendapat peluang lebih besar setelah beberapa nama senior memilih meninggalkan klub.

Situasi tersebut membuka ruang bagi talenta baru untuk berkembang.

Reno juga bukan pemain asing dengan atmosfer pertandingan internasional.

Ia telah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19.

Dalam lima pertandingan bersama Garuda Muda, ia mencetak dua gol, masing-masing saat menghadapi Timor Leste dan Vietnam.

Pengalaman itu tentu menjadi bekal berharga untuk menghadapi tekanan bermain di klub sebesar PSM Makassar.

Meski demikian, kepindahan ke Makassar tentu tidak otomatis menjamin tempat utama.

Persaingan di dalam skuad dipastikan berlangsung ketat.

Reno harus mampu beradaptasi dengan tuntutan permainan yang lebih tinggi dibanding kompetisi sebelumnya.

Suporter PSM, Ulil Amri, menilai statistik Reno memang cukup menjanjikan.

Namun menurutnya, kualitas seorang pemain tetap harus dibuktikan melalui penampilan langsung di atas lapangan.

“Kalau melihat statistik memang bagus. Dia mencetak lima gol dan lima assist. Tapi kita juga belum melihat secara langsung bagaimana kualitasnya ketika bermain,” ujarnya.

Pendapat tersebut cukup beralasan.

Statistik memang dapat memberikan gambaran mengenai potensi seorang pemain.

Namun proses adaptasi ke lingkungan baru, tekanan suporter, hingga tuntutan klub besar menjadi tantangan yang berbeda.

Di sisi lain, pihak Persipura Jayapura juga belum memberikan kepastian mengenai rumor tersebut.

Media Officer Persipura, Eveert Zacharias Joumilena, mengaku belum menerima informasi resmi dari manajemen terkait kemungkinan kepindahan sang pemain.

Meski demikian, kontrak Reno yang akan berakhir pada akhir Juni membuat peluang transfer terbuka lebar.

Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, PSM berpotensi mendapatkan salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Indonesia tanpa harus mengeluarkan biaya transfer yang besar.

Bagi Darije Kalezic, langkah tersebut sejalan dengan filosofi yang selama ini ia bangun.

Menciptakan tim yang kompetitif bukan hanya melalui pemain berpengalaman, tetapi juga dengan memberi ruang kepada pemain muda untuk tumbuh.

Karena pada akhirnya, membangun sebuah tim bukan hanya soal memenangkan pertandingan musim ini.

Melainkan juga menyiapkan generasi berikutnya agar PSM Makassar tetap mampu bersaing dalam jangka panjang.

Dan jika Reno Salampessy benar-benar berlabuh di Makassar, mungkin itulah rencana besar yang sedang disusun Darije Kalezic.

Bukan sekadar merekrut pemain muda.

Tetapi menanam investasi untuk masa depan Pasukan Ramang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Alasan Jangan Pernah Skip Sarapan di Pagi Hari
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah umumkan evaluasi admin lelang frekuensi 700 MHz & 2.6 GHz
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, 81 dari 84 Kendaraan Lulus Pemeriksaan
• 18 jam lalupantau.com
thumb
[FULL] Geram! Menkeu Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Katanya, Orang Pajak Saya Disogok Saja...
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Kuali Obor Olimpiade 2024 Kembali Mengudara di Langit Paris
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.