OCBC Indonesia (NISP) Ambil Alih OCBC Sekuritas, Penuhi Aturan Konglomerasi Keuangan

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC Indonesia) mengumumkan akan mengambil alih hampir seluruh saham PT OCBC Sekuritas Indonesia (PTOS). Langkah ini sebagai bagian dari pembentukan struktur Konglomerasi Keuangan OCBC Group di Indonesia sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK).

Dalam pengumuman di Bisnis Indonesia, Jumat (26/6/2026), rencana pengambilalihan tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham OCBC Indonesia pada 9 April 2026 dan diumumkan bersama oleh direksi kedua perusahaan. Transaksi dilakukan sebagai pengalihan saham dalam satu kelompok usaha (intra-group transaction) sehingga tidak mengubah pemegang saham pengendali terakhir (ultimate shareholder), yakni Oversea-Chinese Banking Corporation Limited (OCBC Ltd.) asal Singapura.

Saat ini, 98,9933% saham PT OCBC Sekuritas Indonesia dimiliki OCBC Ltd., sementara sisanya dimiliki PT Farnella Mandiri Utama sebesar 0,6244% dan PT OCBC NISP Ventura sebesar 0,3823%.

Setelah transaksi rampung, OCBC Indonesia akan menguasai 99,9999% saham PT OCBC Sekuritas Indonesia yang terdiri atas 784.733 saham seri A dan 240.000 saham seri B. Adapun OCBC Ltd. akan tetap memiliki satu saham seri A atau setara 0,0001%.

Manajemen menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan POJK PIKK yang mewajibkan pembentukan perusahaan induk konglomerasi keuangan operasional. Dalam struktur baru tersebut, OCBC Indonesia akan bertindak sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK), sedangkan PT OCBC Sekuritas Indonesia menjadi anggota konglomerasi keuangan.

"Melalui pengambilalihan ini, struktur pengendalian atas PT OCBC Sekuritas Indonesia diselaraskan dengan kerangka Konglomerasi Keuangan yang baru tanpa mengubah pemegang saham pengendali terakhir," demikian dijelaskan dalam rancangan pengambilalihan.

Sebagai bagian dari proses transaksi, OCBC Indonesia menunjuk PT Ernst & Young Indonesia untuk melakukan uji tuntas keuangan dan memberikan rekomendasi terkait valuasi. Selain itu, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto & Rekan ditunjuk sebagai penilai independen untuk menentukan nilai wajar saham menggunakan metode discounted cash flow (DCF) dan guideline publicly traded company.

Berdasarkan laporan KJPP Kusnanto & Rekan tertanggal 19 Mei 2026, nilai wajar pengalihan 99,9999% saham PT OCBC Sekuritas Indonesia ditetapkan sebesar Rp458,06 miliar. Nilai tersebut menjadi acuan dalam penetapan harga transaksi antara OCBC Indonesia dan para pemegang saham awal.

OCBC Indonesia menyatakan seluruh pendanaan transaksi akan berasal dari dana internal perseroan.

Bank OCBC NISP Tbk. - TradingView

Perseroan juga memastikan pengambilalihan tidak akan memengaruhi hak-hak pihak ketiga maupun hubungan kerja karyawan PT OCBC Sekuritas Indonesia. Seluruh hak dan kewajiban perusahaan terhadap kreditur, mitra usaha, serta pemegang saham minoritas tetap berlaku sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengalihan saham akan dilakukan melalui penandatanganan Akta Jual Beli Saham sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dengan selesainya transaksi tersebut, pengendalian langsung PT OCBC Sekuritas Indonesia beralih kepada OCBC Indonesia, sementara pengendalian akhir tetap berada di bawah OCBC Ltd. sebagai induk grup perbankan asal Singapura.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RUPST Allo Bank (BBHI) Setujui Dividen Tunai Rp286,97 Miliar
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Susunan pemain Jepang versus Swedia: Gyokeres dan Isak starter
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
BRI Gandeng Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite Prioritas, Beri Fitur Eksklusif
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Collagen Stimulator Kian Diminati, dr. Catherine Soebroto Raih Penghargaan Top Performer Ellansé se-Indonesia
• 34 menit laluherstory.co.id
thumb
Menhut Tegaskan Indonesia Siap Memimpin Solusi Iklim Berbasis Hutan di Tingkat Global
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.