JAKARTA, KOMPAS.TV - Kuasa Hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin mengomentari terkait pernyataan Sekjen Peradi Bersatu Ade Darmawan yang mendorong orang kuat diduga dibalik kliennya untuk segera mengangkat Roy sebagai menteri.
Menurutnya, pernyataan itu merupakan bentuk tuduhan serius terhadap Presiden Prabowo Subianto.
"Soal apa yang disampaikan lebih baik Roy menjadi menteri, justru ini adalah tuduhan yang serius kepada Presiden Prabowo Subianto," kata Khozinudin dalam program ROSI, KompasTV, Kamis (25/6/2026).
"Seolah-olah penangguhan (penahanan Roy) itu dilakukan atas arahan dari presiden, sehingga bung Ade Darmawan ngamuk ke presiden 'yasudah pak presiden jangan hanya kasih penangguhan, jadiin menteri saja si Roy', kan bahaya membangun narasi seperti itu," ungkapknya.
Baca Juga: Kubu Jokowi Minta Orang Kuat yang Intervensi Kasus Ijazah Angkat Roy Suryo Jadi Menteri
Pasalnya, ia menegaskan bahwa Presiden yang telah diambil sumpah jabatannya, tidak lagi hanya mewakili para pendukungnya, melainkan merupakan kepala negara untuk seluruh rakyat Indonesia.
"Presiden itu meski dipilih hanya 58 persen tetapi de facto dan de jure hari ini dia presiden seluruh rakyat," tegasnya.
Sehingga menurutnya, Presiden harus melayani semua warga negara, bukan hanya mereka yang dulu pernah memilih atau menjadi relawannya.
"Enggak boleh kemudian dibatasi seolah-olah Prabowo hanya presidennya Ade Darmawan, (tapi) presidennya Roy Suryo juga, presiden 285 juta penduduk Indonesia," tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ade Darmawan sebelumnya telah menjelaskan mengenai pernyataannya yang meminta agar orang kuat yang diduga di belakang Roy Suryo untuk mengangkat Roy sebagai menteri.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- roy suryo
- kuasa hukum roy suryo
- kubu jokowi
- tudingan ada orang kuat
- kasus ijazah jokowi





