Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengatakan pihaknya telah menyampaikan undangan pertemuan kepada pihak Ruben Onsu. Hanya saja, saat ini mereka masih menunggu kepastian apakah Ruben akan hadir dalam pertemuan tersebut.
Pihak Sarwendah telah mengundang Ruben Onsu untuk menghadiri pertemuan pada 11 Juli 2026. Pertemuan itu dimaksudkan untuk menjadi jalan penyelesaian dari berbagai persoalan antara Ruben Onsu dan Sarwendah.
"Pertemuan sudah kami undang. Masalah mereka hadir apa enggak, ya kami persilakan. Kalau memang mereka tidak bisa hadir, ya, kami sangat menyayangkan. Tapi kami berharap mereka bisa hadir dalam pertemuan itu," ujar Chris Sam Siwu kepada wartawan di Gedung KPAI, Jakarta Pusat.
Menurut Chris, pertemuan itu tidak hanya melibatkan kuasa hukum dari kedua belah pihak. Sarwendah dan Ruben juga diharapkan bisa hadir langsung di dalamnya.
Chris berharap pertemuan tersebut bisa menjadi ruang untuk berdialog dan menyelesaikan segala permasalahan dengan cara baik dan tidak terus berlarut.
"Karena yang kami undang bukan hanya kuasa dengan kuasa, tapi klien dengan klien. Kami berharap ada titik temu, tidak lagi ribut-ribut," ungkap Chris.
Chris menegaskan bahwa kepentingan anak menjadi alasan utama di balik inisiasi pertemuan tersebut. Menurutnya, anak-anak adalah pihak yang paling terdampak dari konflik yang terjadi.
Karena itu, Chris berharap semua pihak bisa mengesampingkan perbedaan yang ada demi kepentingan anak-anak.
"Bagaimanapun korban dari peristiwa ini bukan lagi para orang tuanya, tetapi anak-anak. Jadi itu yang kami hindari," tutup Chris.





