Gempol Juara Liga Pelajar Kabupaten Pasuruan 2026, Bupati Siapkan Jalur ke Klub Profesional

beritajatim.com
7 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita:

Pasuruan (beritajatim.com) – Panggung kompetisi sepak bola usia muda di Kabupaten Pasuruan kembali melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial. Setelah melalui persaingan ketat selama lebih dari sepekan, Kecamatan Gempol sukses keluar sebagai juara Liga Pelajar Kabupaten Pasuruan 2026 usai menundukkan Kecamatan Pandaan melalui drama adu penalti pada partai final.

Turnamen yang berlangsung sejak 17 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet sepak bola usia sekolah secara berjenjang. Selain menjadi ajang kompetisi antarpelajar, liga ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pemantauan bakat guna menjaring pemain-pemain potensial yang tampil menonjol sepanjang turnamen.

Partai puncak mempertemukan dua tim terbaik dari wilayah barat Kabupaten Pasuruan, yakni Kecamatan Gempol dan Kecamatan Pandaan. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Gempol sempat unggul sebelum Pandaan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol pada menit-menit akhir pertandingan. Skor tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada babak adu penalti, penjaga gawang Gempol tampil gemilang dengan menggagalkan dua eksekutor Pandaan. Penampilan impresif tersebut menjadi kunci kemenangan Gempol dengan skor 3-1 sekaligus memastikan trofi juara Liga Pelajar Kabupaten Pasuruan 2026.

Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo yang hadir menyaksikan laga final mengapresiasi perjuangan seluruh peserta. Ia mengucapkan selamat kepada tim juara sekaligus memberikan motivasi kepada peserta lain agar terus mengasah kemampuan.

“Selamat untuk Kesebelasan Pelajar Kecamatan Gempol yang meraih juara 1, buat adik-adik lainnya yang belum beruntung berlatihlah terus,” tutur Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo.

Pria yang akrab disapa Mas Bupati itu menegaskan bahwa Liga Pelajar menjadi pondasi penting dalam membangun sistem kaderisasi sepak bola di Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, kompetisi usia dini merupakan langkah strategis untuk mencetak pemain berkualitas yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

Mas Rusdi berharap penyelenggaraan Liga Pelajar pada tahun mendatang semakin berkualitas sehingga mampu melahirkan lebih banyak talenta sepak bola daerah.

“Semoga tahun depan bisa lebih berbobot, karena liga pelajar ini merupakan bentuk nyata dari kaderisasi pemain sepak bola yang berjenjang di Kabupaten Pasuruan,” harap Mas Rusdi.

Ia menambahkan, pemain-pemain terbaik yang menunjukkan kualitas di atas rata-rata akan diproyeksikan memperkuat Pasuruan United maupun Persekabpas Pasuruan sebagai bagian dari pembinaan menuju level profesional.

Usai pertandingan, panitia menyerahkan piala tetap dan dana pembinaan kepada kapten tim Gempol sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Panitia juga memastikan pembinaan terhadap para pemain muda tidak berhenti setelah kompetisi berakhir. Talenta-talenta terbaik akan terus dipantau melalui program pemusatan latihan daerah agar perkembangan mereka tetap terjaga.

Melalui kompetisi berjenjang ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap ekosistem pembinaan sepak bola usia muda semakin kuat. Dukungan dari pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan pengurus cabang olahraga diharapkan mampu mengembalikan prestasi sepak bola Kabupaten Pasuruan di tingkat regional maupun nasional. [ada/beq]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Mau Bangun 11 Rusun di Jakarta pada 2027, di Mana Lokasinya?
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
KPK sebut tarif pemerasan Imigrasi di Bali capai Rp100 ribu-Rp2,5 juta
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AS akan gunakan militer di Karibia, bantu korban gempa di Venezuela
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Cara PT Jhonlin Baratama Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026
• 22 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.