Terkini, Makassar — POP MART, perusahaan hiburan berbasis intellectual property (IP) sekaligus pelopor global industri designer toys dan budaya pop, resmi membuka gerai terbarunya di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Kamis (26/6/2026).
Kehadiran gerai ini menandai ekspansi POP MART ke kawasan Indonesia Timur sekaligus memperluas akses bagi para kolektor dan penggemar produk berbasis karakter di Makassar dan sekitarnya.
Country Head POP MART Indonesia, Johan Sebastian, mengatakan pembukaan gerai di Makassar merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendekatkan berbagai intellectual property (IP) populer kepada masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah timur.
Menurutnya, Makassar dipilih karena merupakan salah satu kota strategis dengan pertumbuhan ekonomi yang baik serta memiliki komunitas kolektor dan pecinta budaya pop yang terus berkembang.
Selain menghadirkan pengalaman berbelanja yang imersif, POP MART juga membawa berbagai karakter ikonik seperti MOLLY, DIMOO, SKULLPANDA, THE MONSTERS, HIRONO, CRYBABY, hingga TWINKLE TWINKLE melalui produk blind box, figur koleksi, plush pendant, dan merchandise gaya hidup.
Sebagai bagian dari perayaan pembukaan, POP MART menghadirkan instalasi balon tiup (inflatable balloon installation) bertema CRYBABY “Cry Me an Ocean” di kawasan Pantai Losari. Instalasi pertama POP MART di Indonesia tersebut diharapkan menjadi daya tarik baru sekaligus destinasi swafoto bagi masyarakat.
Tak hanya itu, selama Juli 2026, POP MART juga menggelar program collectible hunt di Trans Studio Mall Makassar dengan menempatkan tiga patung fiberglass CRYBABY berukuran besar di sejumlah titik untuk mengajak pengunjung berburu koleksi sekaligus berinteraksi melalui media sosial.
POP MART Resmi Hadir di Makassar, Dorong Ekonomi Kreatif dan Permudah Akses Kolektor di Indonesia TimurMewakili Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata, Yulianti Jabir, menyambut positif kehadiran POP MART yang dinilai mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Makassar.
“Kehadiran Pop Mart sebagai brand global yang bergerak di industri kreatif berbasis karakter dan koleksi menjadi warna baru dalam perkembangan ekonomi kreatif di Kota Makassar,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran perusahaan global tersebut bukan sekadar membuka usaha, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi pelaku ekonomi kreatif lokal.
“Kami melihat bahwa kehadiran Pop Mart bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai inspirasi bagi generasi muda dan pelaku industri kreatif lokal untuk terus berinovasi serta berani menembus pasar yang lebih luas hingga tingkat global,” katanya.
Yulianti berharap ke depan terbangun kolaborasi antara POP MART dengan pelaku UMKM binaan Dekranasda maupun Pemerintah Kota Makassar.
“Kami berharap ke depan dapat terjalin sinergi antara Pop Mart dengan pelaku UMKM binaan Dekranasda maupun Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam pengembangan desain, storytelling produk, hingga pemasaran kreatif yang lebih modern,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan kota tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kekuatan kreativitas masyarakat.
“Kami percaya kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kekuatan kreativitas masyarakatnya. Semoga kehadiran Pop Mart di Kota Makassar dapat memberikan kontribusi positif, membuka peluang ekonomi, serta menjadi bagian dari pertumbuhan industri kreatif yang berkelanjutan,” tutur Yulianti Jabir
Sementara itu, salah satu kolektor POP MART yang juga anggota DPRD Kota Makassar, Eshim Usami Nur Rahman atau Rewa, mengaku menyambut antusias kehadiran gerai resmi tersebut.
“Saya juga cukup tertarik dengan kehadiran Pop Mart karena memang memiliki beberapa koleksi. Saat ini Pop Mart sudah menjadi merek global dan memiliki penggemar di berbagai negara. Di Makassar sendiri, saya melihat banyak anak muda maupun kolektor yang menyukai produk-produk Pop Mart.
Dengan hadirnya gerai resmi di sini, tentu akan memudahkan para penggemar yang sebelumnya harus membeli melalui jasa titip atau dari luar kota,” ujarnya.
Menurut Rewa, keberadaan gerai resmi POP MART juga akan memberikan dampak ekonomi positif bagi Makassar.
“Kalau untuk Kota Makassar sendiri, tentu akan ada perputaran ekonomi karena aksesnya kini lebih mudah. Harapannya, para pecinta Pop Mart tidak perlu lagi jauh-jauh atau menggunakan jasa titip karena produknya sudah tersedia di Makassar.
Kehadiran Pop Mart juga menunjukkan bahwa Makassar merupakan kota yang terus berkembang dan mampu bersaing dengan kota-kota besar lain seperti Jakarta, karena kini menjadi salah satu kota di Indonesia yang memiliki gerai Pop Mart,” katanya.
Dengan hadirnya gerai resmi di Trans Studio Mall Makassar, masyarakat Indonesia Timur kini dapat memperoleh produk POP MART secara langsung tanpa harus membeli dari luar daerah. Kehadiran gerai ini sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dan gaya hidup di kawasan timur Indonesia.




