Bagaimana Penanganan Peserta Sakit ketika Latsarmil Kopdes-Kampung Nelayan? Ini Penjelasan Marinir

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) berlatih Peraturan Baris Berbaris (PBB) saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 674 peserta mengikuti latsarmil untuk membangun karakter integritas, loyalitas, kedisiplinan, kekompakan, dan empati yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai manajer KDMP. (Sumber: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) menjelaskan prosedur penanganan peserta sakit saat latihan dasar kemiliteran (latsarmil) calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Menurut keterangan Komandan Batalyon Latihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) KDMP-KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak, Letkol Marinir Agus Mutaqin, peserta yang mengalami keluhan kesehatan melaporkan kondisinya kepada komandan peleton (Danton) terlebih dulu.

"Kemudian Danton melapor ke Danki (Komandan Kompi), dan Danki melapor ke Danyonlat (Komandan Batalyon Latihan)," ujarnya di Markas Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026), via Antara

Sambil proses pelaporan berlangsung, peserta yang sakit akan segera mendapatkan penanganan medis dari fasilitas kesehatan yang tersedia di lingkungan markas. 

Namun, apabila Peleton Kesehatan (Tonkes) atau dokter yang ada di fasilitas kesehatan tersebut tidak mampu menangani, peserta sakit bisa dibawa ke rumah sakit terdekat yang sudah disiapkan. 

Baca Juga: 3 Peserta Latsarmil Kopdes-Kampung Nelayan Dilaporkan Meninggal, Kemhan akan Evaluasi

Menurutnya, Korps Marinir juga menerapkan langkah pencegahan untuk meminimalisasi risiko gangguan kesehatan selama latihan.

Peserta yang memiliki riwayat penyakit kronis atau kondisi kesehatan tertentu tidak diikutsertakan dalam kegiatan fisik berat.

"Yang memiliki riwayat kronis atau sakit berat kita pisahkan sampai dengan tingkat peleton dan kompi. Supaya kegiatan-kegiatan di lapangan yang berkaitan dengan fisik tidak kita ikutkan," kata Letkol Marinir Agus. 

Adapun data kondisi kesehatan peserta diperoleh dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sebelum mengikuti latsarmil. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Antara

Tag
  • latsarmil
  • militer
  • latihan dasar kemiliteran
  • kopdes
  • kampung nelayan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
153 Imam Kelurahan di Makassar Dikukuhkan, Bagian Kesra Siapkan Sistem Evaluasi dan Perluas Peran Sosial Keumatan
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Sengketa Lahan di Bali Belum Tuntas Sejak 2005, WN Inggris Tempuh Jalur ke KPK
• 43 menit lalueranasional.com
thumb
Momen Hangat Ayah Ambil Rapor Sekolah di Cirebon, Anak-Anak Senyum Bangga
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Dedi Mulyadi Alihkan Uang Sayembara untuk Korban Penyekapan di Bandung |KOMPAS PETANG
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.