JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan kegiatan car free day (CFD) karena ada acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta pada Minggu, 28 Juni 2026.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan, hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) yang ditiadakan berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman-MH. Thamrin, dan Jalan HR. Rasuna Said.
BACA JUGA:Survei Litbang Kompas: Citra Polri Naik Jadi 71,5 Persen, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen
Kata Pramono selain adanya kegiatan puncak HUT Jakarta, di hari yang sama juga akan ada rangkaian acara Hari Bhayangkara.
"Karena semua kegiatan dipusatkan di Sudirman-Thamrin, maka pada tanggal 28 Car Free Day di Kuningan atau Rasuna Said ditiadakan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak acara HUT Jakarta.
Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional dan bertahap pada sejumlah ruas jalan yang bersinggungan dengan lokasi kegiatan mulai pukul 14.00 WIB hingga 23.00 WIB.
BACA JUGA:Razman Nasution Jadi Tahanan Lapas Cipinang, Hotman Paris: Terima Kasih Keluarga Solo
Jalan yang terdampak rekayasa lalu lintas yakni Jalan Jenderal Sudirman segmen Bundaran HI–Dukuh Atas, Jalan M.H. Thamrin, Jalan M. Mashabi, Jalan Sutan Syahrir segmen Jalan Agus Salim–Bundaran HI, Jalan Imam Bonjol segmen Jalan Agus Salim–Bundaran HI, Jalan Kotabumi, Jalan Teluk Betung, dan Jalan Sumenep.
Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Kebon Sirih dan Jalan KH Wahid Hasyim dari arah barat menuju timur maupun sebaliknya tetap berlaku normal dan masih dapat dilalui.
Adapun rute alternatif yang dapat digunakan selama pengaturan lalu lintas berlangsung sebagai berikut:
Lalu lintas dari arah Utara (Harmoni) menuju Selatan (Semanggi) dapat melalui Jalan Hayam Wuruk–Jalan Ir. H. Juanda–putar balik di simpang Jalan Veteran III–Jalan Ir. H. Juanda–Jalan Suryapranoto–Jalan Balikpapan–Jalan Cideng Timur–Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Prof. Dr. Satrio–putar balik–Jalan Jenderal Sudirman dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Utara (Harmoni) menuju Timur (Tugu Tani) dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Lapangan Banteng Barat–Jalan Pejambon–Jalan M.I. Ridwan Rais dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Timur (Tugu Tani) menuju Utara (Harmoni) dapat melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara–Jalan Majapahit dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Timur (Tugu Tani) menuju Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Selatan–Jalan Budi Kemuliaan–Jalan Abdul Muis–Jalan Fachrudin dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Timur (Menteng) menuju Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Imam Bonjol–Jalan Agus Salim–Jalan KH Wahid Hasyim–Jalan KH Mas Mansyur dan seterusnya, atau melalui Jalan Imam Bonjol–Jalan Agus Salim–Jalan Kebon Sirih–Jalan Fachrudin dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Selatan (Semanggi) menuju Utara (Harmoni) dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman–Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Cideng Barat–Jalan Suryopranoto dan seterusnya. Alternatif lainnya, dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Karet Pasar Baru Timur III–Jalan Karet Pasar Baru Timur II–Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo–Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Cideng Barat–Jalan Suryopranoto dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) menuju Timur (Stasiun Gambir) dapat melalui Jalan Abdul Muis–Jalan Budi Kemuliaan–Jalan Medan Merdeka Selatan–Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) menuju Timur (Tugu Tani) dapat melalui Jalan Jati Baru Raya–Jalan Kebon Sirih dan seterusnya, atau melalui Jalan Fachrudin–Jalan KH Wahid Hasyim–Jalan Agus Salim–Jalan Kebon Sirih dan seterusnya.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang terdampak, mematuhi pengaturan lalu lintas yang ditetapkan.
"Ikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara," pungkasnya.





