PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menegaskan bahwa pembangunan ketenagalistrikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan sarana air bersih bagi warga terdampak pembangunan PLTA Upper Cisokan di Kabupaten Cianjur.
Program bantuan ini menyasar masyarakat di Desa Girimulya dan Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, serta Desa Margaluyu, Kecamatan Campaka. Ketiga desa tersebut menjadi wilayah terdampak proyek strategis nasional PLTA Upper Cisokan yang saat ini terus berkembang sebagai salah satu infrastruktur energi penting di Jawa Barat.
Melalui program tersebut, PLN UIP JBT menghadirkan akses air bersih yang lebih layak, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat. Langkah ini menunjukkan bahwa pembangunan sektor ketenagalistrikan tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup warga di sekitar area proyek.
General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“PLN tidak hanya membangun pembangkit dan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui bantuan sarana air bersih ini, kami berharap warga memperoleh akses air yang lebih mudah dan layak sehingga kualitas kesehatan serta kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” ujarnya, Kamis (25/6/2026)
PLN UIP JBT merealisasikan bantuan melalui penyediaan tangki air, pembangunan menara air, pengadaan pompa air, pembangunan bak penampungan, pembangunan rumah pompa, pemasangan jaringan perpipaan sepanjang 200 meter, hingga penyambungan listrik untuk mendukung operasional fasilitas air bersih.
Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk memastikan ketersediaan air bersih dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima.
Kepala Desa Margaluyu, Nanang Nosim, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN yang dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN UIP Jawa Bagian Tengah atas bantuan yang diberikan. Kehadiran sarana air bersih ini menjadi harapan besar bagi masyarakat, khususnya warga terdampak proyek Upper Cisokan yang selama ini membutuhkan dukungan infrastruktur air bersih yang memadai,” katanya.
Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci, keberadaan sarana air bersih tersebut juga mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Akses air yang lebih baik membantu mengurangi risiko penyakit yang ditularkan melalui air sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas sanitasi di lingkungan warga.
Program ini memberikan manfaat langsung kepada 118 keluarga yang tinggal di sekitar wilayah terdampak proyek. Bagi masyarakat, bantuan tersebut menjadi investasi sosial jangka panjang yang mendukung kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
Baca Juga: Begini Cara Bahlil Mengawasi Batu Bara untuk PLN
Baca Juga: Bahlil Ungkap PLN Kunci Kontrak Batu Bara 7 Juta Ton dalam 3 Hari
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIP JBT terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif. Perusahaan tidak hanya menyediakan energi listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan berbagai program sosial yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Langkah PLN UIP JBT dalam menghadirkan akses air bersih bagi warga terdampak PLTA Upper Cisokan semakin menegaskan bahwa pembangunan ketenagalistrikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan bersama. Dengan menghadirkan manfaat langsung bagi warga, PLN memperkuat peran pembangunan energi sebagai penggerak kualitas hidup dan kemajuan daerah.





