jpnn.com - JAKARATA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel, mulai dari perwira tinggi hingga perwira menengah. Mutasi itu dilakukan dalam rangka memperkuat kelembagaan, penyegaran organisasi, dan pengembangan karier.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan seluruh kebijakan mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Aturan Larangan Mutasi ASN Sebelum 10 Tahun Digugat ke MK, Ini Masalahnya
"Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat," kata Trunoyudo dalam keterangan di Jakarta, Jumat (26/6).
Dia menjelaskan dari ribuan personel, 748 mendapatkan promosi maupun perpindahan jabatan setara (flat). Terdapat sejumlah jabatan strategis yang mengalami pergantian, salah satunya Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri yang kini dijabat Brigjen Pol. Didi Hayamansyah.
BACA JUGA: Mutasi Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Jadi Kadiv Humas
Selain itu, terdapat pergantian pada dua jabatan Kapolda, yakni Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat Daya.
Jabatan Kapolda Aceh kini dipercayakan kepada Brigjen Ruddi Setiawan.
BACA JUGA: Survei Litbang Kompas: Tingkat Kepercayaan Polri Naik Jadi 82,4%
Adapun jabatan Kapolda Papua Barat dipercayakan kepada Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru.
Kemudian, pada level kewilayahan, Polri melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes.
Dalam kebijakan tersebut, dilakukan juga pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.
"Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis," ucapnya.
Empat Polres Tipe D yang dibentuk berada di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Sementara itu, delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.
Tidak hanya itu, dalam mutasi kali ini, Polri juga memberikan ruang lebih luas bagi personel polisi wanita (polwan). Sebanyak 45 polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipromosikan menjadi Kapolres setingkat IIIA2.
"Peningkatan peran polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender," kata Trunoyudo.
Selain promosi dan rotasi, mutasi juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan jabatan bagi 68 lulusan Pendidikan Pengembangan Pimpinan dan Tinggi (Dikbangti) dan S3 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) serta pemberangkatan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan dan pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi




