JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat menggelar Pekan Raya Grogol (PRG) yang resmi dibuka di pelataran Hotel Aston Kartika Grogol, Jumat (26/6/2026).
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair 2026 yang berkolaborasi dengan 45 stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar hingga Minggu (28/6/2026).
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menjelaskan, PRG merupakan salah satu strategi meningkatkan geliat UMKM di tengah sulitnya kondisi ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat.
Baca juga: BERITA FOTO: Kemeriahan Pekan Raya Jakarta 2025, Berburu Kuliner hingga Tas Jumbo Unik
"Terkait dengan kondisi situasi ekonomi yang masih belum stabil ya, dalam situasi belakangan ini, kita berharap ya PRG bisa menjadi stimulus untuk meningkatkan produktivitas dari UMKM di Jakarta Barat ini," kata Iin usai membuka acara PRG di Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta Barat, Kamis.
Iin tidak menampik bahwa ketidakstabilan situasi ekonomi belakangan ini menjadi tantangan berat bagi para pelaku UMKM.
Karenanya, ia menyebut PRG menjadi salah satu inovasi dalam memperluas pasar konsumen dari UMKM itu sendiri.
Baca juga: Link Beli Tiket Jakarta Fair Kemayoran/Pekan Raya Jakarta
Namun, ia menegaskan bahwa para pelaku UMKM juga harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan kondisi ekonomi agar bisa tetap bertahan dan berkembang di tengah krisis yang terjadi.
"Kalau harga bahan baku yang mungkin tinggi, ya mungkin bisa disiasati dengan yang lebih natural, atau mungkin lebih murah, tetapi hasilnya tidak kalah dengan kualitasnya. Tapi memang harus ada inovasi menurut saya. Kalau orang berinovasi, dia tidak akan berhenti hanya dengan satu hal," ucapnya.
Iin menyebut total ada ,45 stan bazaar UMKM dari berbagai lini, mulai dari busana, makanan, seni, hingga barang hasil kerajinan tangan.
Baca juga: Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran
Ketua Dekranasda Jakarta Barat, Ety Syartika, menegaskan, perajin yang dilibatkan dalam PRG ini telah melalui proses kurasi ketat demi menyesuaikan dengan segmentasi pasar hotel berbintang.
Pasalnya, PRG yang digelar di Hotel bintang empat ini diharapkan menjadi cara agar pasar UMKM juga menyentuh masyarakat kelas atas.
"Kami menampilkan perajin Dekranasda Jakarta Barat yang grade A. Dan mudah-mudahan ini juga kita selaku mitra berharap bahwa ini adalah ruang kolaborasi yang memang harus menjadi tantangan buat para perajin. Di sini kita bisa mempromosikan barang, dan kita berharap adanya kolaborasi," tutur Ety.
Baca juga: Wanita di AS Alami Stroke Usai Naik Wahana Permainan di Pekan Raya
Sementara itu, Direktur Utama PT Graha Kartika Anugerah (GKA) selaku pengelola kawasan, Adrianus Suryo Agung Nugroho, menyebut gelaran rangkaian PRJ tingkat lokal untuk membantu pelaku UMKM naik kelas dengan menjangkau basis pelanggan baru dari penghuni hotel bintang empat.
"Sebenarnya ini Pekan Raya Grogol itu representatif dari PRJ. Jadi untuk mewadahi masyarakat Jakarta Barat yang ada di sekitar wilayah Jakarta Barat. Ya walaupun ini acara yang kami gelar memang tidak selengkap di PRJ, paling tidak kami bisa untuk membantu pelaku UMKM," jelas Adrianus.
Ruang pameran di pelataran hotel menjadi peluang bagi para pelaku UMKM untuk mendapatkan pangsa pasar premium yang mungkin biasanya tak masuk ke segmentasi pasar UMKM.
"Ya kita harapkan seperti itu. UMKM juga senang melakukan penjualan di hotel bintang empat, target pembelinya bertambah dan jumlahnya meningkat," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




