Efisiensi Biaya, Laba MSIN Melonjak 140 Persen Jadi Rp985 Miliar di 2025

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

MNC Digital (MSIN) mencatat lonjakan laba bersih sebesar 140 persen menjadi Rp985 miliar berkat pertumbuhan bisnis di seluruh segmen dan efisiesi biaya.

Efisiensi Biaya, Laba MSIN Melonjak 140 Persen Jadi Rp985 Miliar di 2025. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,8 triliun atau tumbuh 18 persen secara tahunan, diikuti lonjakan laba bersih sebesar 140 persen menjadi Rp985 miliar berkat pertumbuhan bisnis di seluruh segmen dan efisiensi biaya operasional.

Berdasarkan laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025, pertumbuhan pendapatan didorong oleh seluruh lini usaha perseroan. Segmen Konten, Intellectual Property (IP), dan Advertising menjadi penyumbang terbesar dengan pendapatan mencapai Rp2,1 triliun atau naik 26 persen. Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan layanan media buying agency serta monetisasi konten melalui bisnis multi-channel network (MCN).

Baca Juga:
MSIN Segera Listing di Bursa Hong Kong, Hary Tanoesoedibjo: Strategi Tembus Pasar Global

Sementara itu, segmen Subscription mencatat pertumbuhan 18 persen menjadi Rp869 miliar, seiring meningkatnya jumlah pelanggan berbayar pada platform Vision+. Adapun segmen Online Advertising tumbuh moderat sebesar 2 persen menjadi Rp857 miliar.

Dari sisi profitabilitas, laba kotor (gross profit) meningkat 9 persen menjadi Rp1,1 triliun. Meski demikian, margin laba kotor turun menjadi 29 persen dari sebelumnya 31 persen akibat meningkatnya biaya akuisisi dan produksi konten sebagai bagian dari investasi perusahaan untuk memperluas jadwal tayang dan memperkuat pertumbuhan platform digital.

Baca Juga:
MNC Digital (MSIN) Tampilkan Transformasi Streaming dan Capaian Global V+Short di APOS 2026

Di sisi lain, EBITDA tumbuh 33 persen menjadi Rp1,04 triliun dengan margin EBITDA meningkat dari 24 persen menjadi 27 persen. Peningkatan tersebut didorong oleh efisiensi signifikan pada biaya operasional melalui optimalisasi sumber daya dan pengelolaan biaya yang lebih terarah.

Dengan begitu, laba MSIN melonjak 140 persen menjadi Rp985 miliar. Sejalan dengan itu, net profit margin meningkat tajam dari 13 persen menjadi 26 persen. Capaian tersebut merupakan hasil kombinasi pertumbuhan pendapatan yang kuat di seluruh segmen bisnis serta disiplin perusahaan dalam mengendalikan biaya.

Baca Juga:
Bersiap Dual Listing di Hong Kong, MSIN Incar Likuiditas Pasar USD30 Miliar

Direktur Utama MSIN, Angela Tanoesoedibjo, dalam RUPST Tahun Buku 2025 yang digelar di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat pada Jumat (26/6/2026) mengatakan, perseroan akan berfokus pada empat pilar utama untuk menjaga momentum pertumbuhan ke depan.

"Ke depannya, strategi pertumbuhan MSIN akan berfokus pada empat pilar utama. Pertama, memperkuat posisi kepemimpinan perseroan sebagai perusahaan media digital terdepan di Asia Tenggara dengan terus meningkatkan kualitas konten, teknologi, dan basis pengguna," kata Angela.

Selain itu, MSIN akan memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra di sepanjang rantai nilai media digital guna mempercepat pertumbuhan dan memperluas monetisasi. Perseroan juga akan mendorong ekspansi global melalui platform mikrodrama V+ Short yang menyasar pasar internasional dengan model distribusi digital yang scalable.

Pilar terakhir adalah percepatan implementasi teknologi kecerdasan buatan (AI) di seluruh operasional perusahaan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing.

Angela menambahkan, sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis streaming, MSIN juga terus mengembangkan ekosistem over-the-top (OTT) paling lengkap di Indonesia melalui integrasi RCTI+ dan Vision+ ke dalam satu platform.

"Sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis streaming-nya, MSIN terus mengembangkan ekosistem OTT yang paling lengkap di Indonesia melalui integrasi RCTI+ dan Vision+ ke dalam satu platform yang saling melengkapi," kata Angela.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Geger Emak-emak di Kalteng Saling Cakar Saat Antre Isi BBM
• 17 jam laludetik.com
thumb
Cari Penyelesaian Masalah, Ruben Onsu Siap Temui Sarwendah
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Purbaya: Dana AIIB Rp 306 T Bukan Utang Konsumtif, Tapi Investasi Produktif
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
KSP jenguk korban penyekapan di RSHS Bandung, pastikan negara membantu
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
China siap bantu korban gempa Venezuela
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.