JAKARTA, KOMPAS.TV - Praktisi kepolisian, Brigjen Pol (Purn) Sri Suari, berpendapat polisi perlu mengungkap motif dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di Tangerang, Banten, untuk menentukan penerapan pasal.
Sri menyampaikan hal tersebut dalam dialog Kompas Petang Kompas TV, Jumat (26/6/2026), untuk menjawab pertanyaan apakah motif merupakan pertimbangan krusial dalam kasus tersebut.
“Motif itu sangat perlu, karena motif itulah untuk memastikan pasal mana yang paling cocok,” kata dia.
Ia juga menilai polisi harus mengembangkan dugaan penganiayaan tersebut, karena menurutnya ada faktor sebab-akibat.
“Nah, itu penyidik melakukan penyelidikan, melakukan pemeriksaan. Tapi dua alat bukti saya pastikan sudah terkumpul sesuai dengan keterangan penyidiknya ya,” kata dia.
Baca Juga: Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang: Mengapa Polisi Belum Tangkap Pelaku? Ini Analisis Pengamat
“Semestinya harus dikembangkan, karena di sini pasti ada sebab akibat. Kalau faktor sebabnya tidak digalimotifkan, maka nanti akibatnya akan terlokalisir, tidak komprehensif,” sambung Sri.
Sebagai informasi, seorang caddy golf berinsial RA menjadi korban dugaan penganiayaan oleh pengguna jasanya di Kelapa Indah, Kota Tangerang, Banten.
Dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang pria di area lapangan golf pada Selasa (23/6/2026) tersebut terekam kamera pemantau atau CCTV.
Akibat dugaan penganiayaan itu, korban mengalami luka di bagian kepala, pipi, kening hingga bibir.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- penganiayaan caddy golf
- tangerang
- penganiayaan
- caddy golf
- caddy dianiaya
- caddy golf dianiaya





