Keluarga Nadiem Gelar Doa Bersama Menjelang Pembacaan Vonis, Harap Ada Keadilan

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Keluarga besar Nadiem Makarim menggelar malam solidaritas dan doa bersama di Taman Menteng, Jumat (26/6), menjelang pembacaan vonis perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu.

Kegiatan tersebut disebut sebagai bentuk ikhtiar dan harapan agar keadilan dapat ditegakkan menjelang sidang pembacaan putusan yang dijadwalkan pada 30 Juni.

BACA JUGA: Bacakan Duplik, Nadiem Sebut Tuntutan Melampaui Batas-Doakan Mahasiswa

Doa bersama dihadiri keluarga besar Nadiem, kerabat dekat, serta sejumlah tokoh dari kalangan seniman, budayawan, akademisi, politikus, dan masyarakat sipil.

Hadir pula belasan keluarga yang tengah menghadapi persoalan hukum sebagai bentuk solidaritas dan doa bersama bagi tegaknya keadilan.

BACA JUGA: Puluhan Tokoh Publik Serahkan Dokumen Amicus Curiae, Dukung Keadilan untuk Nadiem

Dalam kesempatan itu, istri Nadiem, Franka Franklin menyampaikan harapan dan doa agar majelis hakim memberikan putusan yang adil dan berharap suaminya dapat divonis bebas murni.

"Ini sesuatu yang sering kami lakukan sebagai keluarga, kami berdoa untuk saling menguatkan, supaya jalannya dimudahkan, dan keadilan didapatkan. Kami mau berdoa agar keadilan masih bisa ditegakkan di Indonesia," tuturnya.

BACA JUGA: Kasus Nadiem Jadi Sorotan Internasional, Richard Branson: Seharusnya Diapresiasi, Bukan Dituntut

Menurutnya, selama proses persidangan, dakwaan yang diajukan jaksa tidak terbukti. Meski demikian, dia menegaskan keluarga menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada majelis hakim.

"Selama enam bulan ini kami sudah mengalami menjalani persidangan, sehingga kami bisa melihat bahwa tidak ada satupun dakwaan yang terbukti, harapan dan doa kami yang terdalam adalah supaya Mas Nadiem bisa bebas murni," ujar Franka.

Sidang pembacaan vonis terhadap Nadiem Makarim dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni mendatang dan menjadi tahapan akhir dalam proses persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook. (zil/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Jawab Tudingan Kezaliman dalam Penangkapan Roy Suryo & Dokter Tifa


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi Empat Orang
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Mensesneg Sebut Presiden Cek 3 SPPI Kopdes Meninggal saat Latihan Militer
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Istana Bantah Ada Pemimpin Terdahulu yang Ganggu Pemerintahan Prabowo
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Anomali Beras RI: Stok Rekor, Harga di Konsumen Tetap Menanjak
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Proyek Masela Dipercepat, Tahap Konstruksi Ditargetkan pada 2027
• 23 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.