Menghadapi laga hidup mati usai tertinggal 1-2 dalam seri final, Hornbills yang dikomandoi oleh Stephaun Branch langsung tampil agresif sejak awal pertandingan.
Tim tuan rumah membuka laga dengan keunggulan 5-0 dan mampu mengendalikan permainan, meski Pelita Jaya perlahan bangkit melalui aksi Andakara Prastawa, Brandon Jawato, dan Darious Moten. Kuarter pertama akhirnya ditutup dengan skor sama kuat 19-19.
Hornbills mulai menunjukkan dominasinya pada kuarter kedua. Akurasi tembakan tiga angka menjadi pembeda setelah mereka berhasil memasukkan lima tripoin untuk memperlebar jarak. Hornbills menutup paruh pertama dengan keunggulan 47-38 atau unggul sembilan poin atas Pelita Jaya.
Baca Juga :
Rian D'Masiv Optimis Michael Carrick Sukses di Manchester UnitedMomentum tersebut berlanjut pada kuarter ketiga. Stephaun Branch membuka kuarter dengan torehan tujuh poin beruntun, sementara kontribusi Fhirdan Guntara dan Daniel Wenas membuat Hornbills semakin sulit dikejar. Hingga akhir kuarter ketiga, Hornbills masih memimpin 64-50.
Pelita Jaya tak mampu menemukan ritme permainan pada kuarter terakhir. Selvy Rondonuwu sempat mencetak lima poin beruntun, kemudian jump shot Travin Thibodeaux membawa Hornbills memperlebar keunggulan hingga 21 poin ketika pertandingan menyisakan enam menit 15 detik. Pelita Jaya gagal keluar dari tekanan hingga laga berakhir dengan kemenangan Hornbills 85-72.
Stephaun Branch menjadi bintang kemenangan Hornbills setelah mencetak 37 poin. Travin Thibodeaux turut memberikan kontribusi besar dengan tambahan 22 poin. Sementara dari kubu Pelita Jaya, Perrin Buford membukukan 17 poin dan Agassi Goantara menyumbang 16 poin.
Kemenangan ini memastikan persaingan final IBL 2026 berlanjut ke game kelima. Laga penentuan juara akan digelar di kandang Pelita Jaya, Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, pada Minggu, 28 Juni 2026 malam WIB.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)





