Bertemu Raja Charles III, Menteri Jumhur Sampaikan Salam dari Presiden Prabowo

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat sempat berdialog langsung dengan Raja Charles III pada Super-pollutant High-level Reception di Istana St. James, London, pada Selasa (24/6).

Pertemuan itu berlangsung di sela-sela Menteri Jumhur memenuhi undangan khusus acara bergengsi London Climate Action Week (LCAW) 2026.

BACA JUGA: Prabowo: 4 Kali Kalah, Saya Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat dari Rakyat

Pertemuan eksklusif itu menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati.

Pada kesempatan bertemu Raja Charles, Menteri Jumhur menyampaikan salam hangat dari Presiden RI Prabowo Subianto.

BACA JUGA: YTR Bukan Korban Pertama, Taufik Hidayat Ternyata Residivis Kasus Penganiayaan

"Saya menyampaikan salam paling hangat dari Presiden Prabowo Subianto," ujar Menteri Jumhur saat bersalaman dengan Raja Charles, dikutip dari siaran pers Kementerian LH.

Mendengar nama Presiden Prabowo, wajah Raja Charles langsung berseri. Dia memuji komitmen Presiden Prabowo dalam memimpin Indonesia dengan fokus pada kesejahteraan rakyat dan pelestarian keanekaragaman hayati.

BACA JUGA: KPK Ungkap Tarif Pemerasan Izin Tinggal di Imigrasi Bali, Ada Istilah Uang Klik Segala

"Presiden Prabowo itu baik dan sedang berusaha keras menyejahterakan bangsa juga dengan memelihara keanekaragaman hayati di Indonesia," ujar Raja Charles dengan penuh apresiasi.

Menteri Jumhur juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Raja Charles selama ini terhadap upaya Indonesia dalam melestarikan lingkungan hidup.

"Terimakasih selama ini telah mendukung Indonesia dalam upaya melestarikan lingkungan hidup," kata Jumhur.

London Climate Action Week yang berlangsung dari 22-26 Juni 2026, menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan—pemerintah, dunia usaha, LSM, akademisi, peneliti, dan anggota parlemen dari seluruh dunia.

Mereka berkumpul untuk mencari solusi nyata mengatasi krisis iklim dan perubahan iklim yang semakin mengancam.

Tema yang diangkat sangat beragam, mulai identifikasi pencemar terbesar bumi, transisi energi, hingga pelestarian keanekaragaman hayati.

Indonesia memiliki peran strategis dalam diskusi ini karena RI adalah megabiodiversitas terbesar di dunia—menggabungkan keanekaragaman hayati darat dan laut yang luar biasa kaya.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto dan Raja Charles III memiliki kesamaan visi yang kuat dalam hal pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. Hubungan kedua pemimpin ini telah terjalin dengan baik, didukung oleh komitmen bersama untuk melindungi bumi dari kerusakan lingkungan.

Kehadiran Menteri Jumhur Hidayat di forum itu bukan kebetulan. Dia adalah salah satu dari sedikit menteri lingkungan hidup yang diundang khusus untuk menghadiri Super-pollutant High-level Reception—acara eksklusif yang mempertemukan para pemimpin dunia, tokoh lingkungan global, dan pembuat kebijakan iklim terkemuka.

Pada forum itu, Jumhur berdialog tentang berbagai penyebab super polutan atau pencemar utama, di antaranya emisi gas metana dan karbon hitam dari energi fosil.

Peserta lainnya termasuk Menteri Lingkungan Hidup Inggris Mary Creagh, Menteri Energi dan Iklim Inggris Ed Miliband, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, dan berbagai tokoh penting lainnya dari berbagai negara.

Pertemuan ini menunjukkan bahwa Indonesia diperhitungkan di panggung dunia dalam isu lingkungan hidup. Presiden Prabowo dan timnya, termasuk Menteri Jumhur, tidak hanya berbicara tentang komitmen iklim, tetapi benar-benar mengambil tindakan nyata untuk melindungi hutan, laut, dan keanekaragaman hayati.(fat/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timnas Voli Putra Indonesia ke Semifinal AVC Cup 2026 Usai Kalahkan Oman
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mengisi libur sekolah dengan Airport Edu Tour di Bandara Ngurah Rai
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Persija Segera Umumkan Perekrutan Bek Asal Bosnia Kerim Memija, Siap Teken Kontrak Awal Juli
• 12 jam lalubola.com
thumb
Komnas Perempuan: Penganiayaan Wanita di Bandung Masuk Kategori Berat dan Terencana
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Jangan Buru-buru Terapkan B50, Petani Sawit Bisa Kena Getahnya
• 11 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.