Polisi Ungkap Alasan 4 Kampung Narkoba di Jakarta Sulit Diberantas

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya memantau ketat aktivitas di empat kampung paling rawan transaksi narkoba di Jakarta.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David, mengatakan dua di antaranya berlokasi di Jakarta Barat.

“Ada kurang lebih empat kampung ya di Jakarta ini yang di-trendmark sebagai kampung narkoba ya. Keempat kampung itu dari awal sudah kami lakukan monitoring ya,” ujar David ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/6/2026).

Baca juga: Bripka Dedy Wiratama Pembeking Kampung Narkoba Ditahan di Rutan Bareskrim

David merinci, empat kampung itu meliputi Kampung Boncos dan Kampung Ambon di Jakarta Barat, Kampung Berlan di Jakarta Timur, dan Kampung Bahari di Jakarta Utara.

Dia mengakui memang sulit untuk memberantas narkoba secara tuntas di empat wilayah ini.

Sebab, permintaan atas narkotika dan obat-obatan terlarang terus muncul.

Selain itu, keempat kampung ini pun disebut memiliki penjaga masing-masing yang ikut memantau pergerakan polisi agar tidak ketahuan.

Baca juga: Kasus Bripka Dedy Beking Kampung Narkoba, Bareskrim: Semua Oknum yang Terlibat Akan Ditangkap

Tindakan preventif dengan sosialisasi dan edukasi terus digencarkan.

Koordinasi dengan pimpinan warga setempat juga jadi perbantuan untuk kepolisian menindak tegas para pelaku.

“Sudah dilakukan (sosialisasi), tetapi itulah sulitnya narkoba. Sulit, sangat sulit. Makanya ya memang tindakan tegas itu untuk memutuskan mata rantai, itu yang terpenting,” kata dia.

Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya telah menangkap 5.196 tersangka yang berperan sebagai produsen, pengedar, hingga pengguna narkoba dari 500 titik di seluruh Indonesia.

Baca juga: Peran Bripka Dedy di Kampung Narkoba: Jadi Sniper yang Awasi Gerak-gerik Aparat

Selain itu turut disita barang bukti sebanyak 15,7 ton narkoba berbagai jenis. Secara rinci, barang bukti yang disita meliputi:

1. Obat-obat keras berbahaya sebanyak 13,42 ton atau sebanyak 53.709.892 butir

2. Prekursor karisoprodol sebanyak 2,587 ton

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

3. Pil karisoprodol golongan 1 narkotika yang umum dikenal dengan pil jin atau pil koplo, 314.000 butir atau 104 kilogram bila diasumsikan per butir 0,3 gram


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ILEF 2026 Soroti Arah Penegakan Hukum Pidana Korporasi Enam Bulan KUHP Baru Berlaku
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Pertamina Pastikan Prioritas Pengiriman BBM Subsidi di Jatim, Siapkan Mitigasi Urai Antrean SPBU
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Komisi IX DPR Usulkan AI untuk Atasi Kekurangan Dokter di Daerah Terpencil
• 19 jam laludisway.id
thumb
Prabowo Ungkit 4 Kali Kalah Pilpres: Tapi Saya Nggak Ganggu Pemimpin Dapat Mandat
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Cukai Rokok Sumbang Rp226T, RI Eksportir Tembakau Terbesar ke-6 Dunia
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.