Kasatpol PP Bekasi Duga Ada Penggiringan Opini di Balik Tudingan Pelecehan Anak Buahnya

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi, Nesan Sudjana, menduga ada upaya penggiringan opini di balik mencuatnya dugaan pelecehan terhadap sejumlah pegawai perempuan yang menjadi bawahannya.

Nesan mengaku mulai mencurigai hal tersebut setelah mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) tertutup di Komisi I DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026).

"Sepertinya memang ada upaya menggiring opini. Kemarin bahkan ada yang mengatakan kepada saya, 'Pak, saya sebenarnya enggak tahu, tapi saya disuruh hadir ke sini.' Itu yang membuat saya heran," ujar Nesan saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (26/6/2026).

Meski demikian, Nesan mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai siapa pihak yang diduga berada di balik penggiringan opini tersebut. Ia memilih menunggu hasil investigasi yang akan dilakukan Pemerintah Kota Bekasi.

Baca juga: Kasatpol PP Kota Bekasi Minta Dugaan Pelecehan Dibuktikan, Klaim Tak Ada Chat yang Ditampilkan

"Biarlah itu nanti terlihat dari hasil rapat maupun hasil investigasi. Saya tidak perlu berkomentar lebih jauh mengenai hal itu," katanya.

Nesan juga mempertanyakan dasar tuduhan yang ditujukan kepadanya. Menurut dia, bukti dugaan pelecehan tidak pernah diperlihatkan dalam rapat tersebut.

"Chat yang disebut-sebut itu tidak pernah dimunculkan atau dibuka. Jadi semuanya hanya berdasarkan pengakuan," ujarnya.

Ia mengatakan Komisi I DPRD Kota Bekasi telah meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat Kota Bekasi melakukan investigasi sebelum menarik kesimpulan atas pengaduan tersebut.

Baca juga: Kasatpol PP Kota Bekasi Bantah Tuduhan Pelecehan terhadap 4 Anggotanya

"Sampai saat ini BKPSDM maupun Inspektorat belum menerima laporan terkait dugaan tersebut," kata Nesan.

Menurut dia, pemberitaan mengenai dugaan pelecehan berkembang lebih cepat dibandingkan proses pembuktian yang sedang dipersiapkan pemerintah daerah.

"Sebelum investigasi dilakukan, pemberitaannya sudah ramai. Yang dibahas pelecehan verbal, tapi pemberitaannya mengarah ke mana-mana," ujarnya.

Ia menegaskan seluruh komunikasi yang dilakukan selama ini kepada pegawainya hanya berkaitan dengan kepentingan pekerjaan.

Baca juga: Kasatpol PP Kota Bekasi Diadukan ke DPRD soal Dugaan Pelecehan Anak Buahnya

"Komunikasi saya dengan para pegawai selama ini semata-mata berkaitan dengan pekerjaan," katanya.

Ia mengaku tuduhan tersebut telah berdampak terhadap dirinya dan keluarganya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Terus terang, pemberitaan ini sangat berpengaruh terhadap psikis keluarga saya. Keluarga besar saya merasa terganggu karena saya merasa tidak melakukan seperti yang dituduhkan," ujar Nesan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Langkah Cepat Wakil Ketua DPR RI Tangkal Ancaman PHK Massal Tuai Respons Positif
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Bisakah Ikan Gabus Menyelamatkan Gambut? Ini Cerita dari Sintang
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jamintel Kejagung Perkenalkan Sistem Pengawasan MBG Berbasis Aplikasi di Sumedang
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Jaya Amankan 17,45 Ton Narkotika, Tangkap 5.000 Lebih Tersangka
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Pemadaman Listrik dan Momentum Transisi Energi
• 16 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.