VIVA – Timnas Cape Verde memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat, Sabtu 27 Juni 2026 pagi WIB.
Hasil 0-0 sudah cukup membawa Cape Verde finis di posisi kedua klasemen Grup H dengan koleksi tiga poin.
Cape Verde tampil lebih dominan sepanjang pertandingan meski gagal mencetak gol. Tim berjuluk Blue Sharks menguasai jalannya laga dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun pertahanan Arab Saudi serta penampilan gemilang kiper Mohammed Al Owais membuat gawang Green Falcons tetap aman.
Pada babak pertama, Arab Saudi sempat mengawali pertandingan dengan tekanan tinggi. Namun Cape Verde perlahan mengambil alih penguasaan bola dan mulai mengancam melalui serangan yang dibangun Ryan Mendes, Willy Semedo, dan Dailon Livramento.
Arab Saudi memperoleh peluang pertama melalui Salem Al Dawsari pada menit ke-17, tetapi upayanya berhasil digagalkan barisan pertahanan Cape Verde. Tim asuhan Pedro Leitão Brito kemudian membalas melalui Willy Semedo pada menit ke-22, namun tendangannya masih mampu diamankan Mohammed Al Owais.
Petaka sempat menghampiri Arab Saudi pada menit ke-32 ketika bek Hassan Al Tambakti mengalami cedera dan harus ditarik keluar untuk digantikan Ali Lajami. Meski demikian, lini belakang Green Falcons tetap mampu meredam serangan Cape Verde hingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, Cape Verde kembali tampil menekan. Monteiro memperoleh peluang pada menit ke-48, tetapi sepakannya berhasil ditepis Al Owais. Semenit kemudian, Kevin Pina juga mencoba peruntungannya, namun bola masih melambung di atas mistar.
Dominasi Cape Verde berlanjut sepanjang babak kedua. Deroy Duarte sempat mengancam pada menit ke-56, sedangkan Laros Duarte mendapatkan peluang emas satu lawan satu pada menit ke-75. Namun, Al Owais kembali tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Arab Saudi tetap perawan.
Arab Saudi beberapa kali mencoba membalas melalui serangan balik. Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-90+1, tetapi tembakan yang mengarah ke gawang masih mampu diblok kiper Vozinha.





