Ketua PSI Minta PDIP Tak Ajari Partai Lain Berpolitik: Apa yang Sudah Dibuat Selain Protes?

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Sabtu (27/6/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, meminta agar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak mengajari partai lain berpolitik.

Bestari menyampaikan hal itu merespons pernyataan Juru Bicara PDIP, Seno Bagaskoro yang mempertanyakan solusi dari Joko Widodo (Jokowi) mengahadapi sejumlah persoalan bangsa.

Seno juga mengajak agar lebih mengedepankan politik ide daripada politik kekuasaan.

“Nah, terkait juga dengan bagaimana cara berpartai, ya PDIP gak usah ngajarin partai-partai lain,” kata Bestari dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga: Presiden Prabowo: Habis Pemilihan Gaduh, yang Kalah Ribut, Kapan Mau Sejahterakan Rakyat?

“Biarin saja PDIP dengan caranya sendiri. Kami dengan cara kami, jangan kemudian merasa harus membuat standar harus seperti ini, harus seperti itu. Tidak juga seperti itu,” ucapnya.

Ia kemudian mempertanyakan hal apa saja yang telah diperbuat oleh PDIP selama ini selain melakukan protes.

“Kami tentu akan bertanya apa memang yang sudah dibuat PDIP selama ini selain protes-protes dan lain sebagainya, kan begitu.”

“Jadi, mari arif, mari dewasa, khawatir, kecewa, cemas, boleh. Tetapi marilah menjadi partai yang dewasa yang tidak perlu beragitasi propaganda untuk mendapatkan kembali simpati publik,” ucapnya.

Menurut dia, hal itu akan membuat suasana menjadi lebih damai dan menyukseskan pasangan Prabowo Gibran ke depan.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • partai solidaritas indonesia
  • psi
  • partai demokrasi indonesia perjuangan
  • pdip
  • jokowi
  • safari politik jokowi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana Bantah Ada Pemimpin Terdahulu yang Ganggu Pemerintahan Prabowo
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Babak Baru Kasus Judol Hayam Wuruk: 287 WNA Tersangka, Perputaran Uang Tembus Rp 13,9 Triliun
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Wamendagri Bima Arya Dorong Mahasiswa Poltek Unhan NTT Miliki Visi & Disiplin
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Belanda perpanjang status siaga kode merah untuk 4 provinsi
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Calon Manajer Kopdes Meninggal, Disebut Sudah Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Latsarmil
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.