Sejak Gencatan Senjata Dimulai pada Oktober 2025, Israel Sudah Bunuh 260 Anak Palestina

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JENEWA — Badan PBB untuk Anak-Anak (UNICEF) mengungkapkan, lebih dari 260 anak-anak Palestina di Jalur Gaza telah terbunuh serangan Israel sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober 2025. UNICEF menggambarkan gencata senjata di sana hanya sebagai ilusi yang kejam dan memtikan. 

"Kita berada di tengah-tengah gencatan senjata yang seharusnya, tetapi yang kita lihat adalah ilusi gencatan senjata yang kejam dan mematikan. Rata-rata satu anak tewas setiap hari,” kata Juru Bicara UNICEF, James Elder, saat diwawancara Anadolu Agency pada Kamis (25/6/2026). 

Baca Juga
  • Kementerian Pertahanan Ungkap Alasan Calon Manajer Kopdes Harus Latihan Militer
  • Hampir 1 Juta Tiket Diskon Kereta Ludes Terjual
  • Seni Mengelola Konten: Mengapa Kreativitas Saja tak Cukup di Industri Digital?

Elder mengungkapkan, baru-baru ini sejumlah anak-anak di Gaza terbunuh akibat serangan drone dan pemboman udara Israel. “Sejak dimulainya gencatan senjata yang seharusnya ini, lebih dari 260 anak telah tewas,”ujar dia.

Kerabat menangis di samping jenazah Julie Al-Balawi (8 tahun) di dalam Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, di Jalur Gaza selatan, pada 21 Juni 2026. Ia syahid akibat serangan Israel yang menargetkan pantai di Khan Yunis. - ( EPA/HAITHAM IMAD)

Dia pun memperingatkan bahwa situasi kemanusiaan yang dihadapi anak-anak Gaza terus memburuk. Mereka kekurangan gizi dan pasokan air bersih. “Kami telah berhasil mencegah kelaparan, tetapi kami belum mampu mendatangkan makanan bergizi dalam jumlah yang cukup,” ucap Elder.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Tidak ada anak di Gaza yang dapat makan tiga kali sehari yang mengandung semua nutrisi yang mereka butuhkan. Inilah gambaran gencatan senjata di Gaza," tambah Elder. 

Dia mengungkapkan, anak-anak membutuhkan diet yang beragam tetapi hanya menerima jenis makanan yang terbatas. Sementara itu, pembatasan pasokan logistik kemanusiaan terus menghambat upaya bantuan.

“Hampir sembilan bulan setelah gencatan senjata, masih ada kekurangan air yang signifikan, dan anak-anak tidak menerima nutrisi yang memadai,” kata Elder.

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Penyandang Disabilitas Lolos Seleksi Program SPPI, Disebut Bukan Disiapkan Jadi Militer
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Korban PT Dana Syariah Indonesia Apresiasi Bareskrim Usut Perkara Dugaan Fraud Rp 2,5 T
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Perkuat Budaya dengan Pelantikan Dewan Kesenian Makassar, Wali Kota Janji Gedung Kesenian
• 18 menit laluharianfajar
thumb
Diduga Kartel Harga Sawit, 5 Perusahaan CPO di Sumbar Diadukan ke KPPU
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.