DEPOK, KOMPAS.com - Festival Heritage Depok Lama yang digelar di kawasan Jalan Pemuda, Depok, Sabtu (27/6/2026), menghadirkan berbagai hiburan menarik yang dapat dinikmati pengunjung sejak pagi hingga malam hari.
Acara ini dijadwalkan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 22.35 WIB, dengan rangkaian kegiatan mulai dari seremoni pembukaan, sesi edukasi sejarah, parade budaya, pertunjukan musik, hingga penutupan pada malam hari.
Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi, area festival dipadati warga yang datang bersama keluarga maupun teman.
Pengunjung tampak menikmati suasana kawasan heritage sambil berfoto di sejumlah spot bertema Depok tempo dulu.
Baca juga: Rute Transjakarta 9H Diperpanjang ke Tanah Baru Depok, Ini Titik Pemberhentiannya
Festival ini tak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga wisata kuliner, sejarah, dan ruang edukasi tentang masa lalu Kota Depok.
Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah peresmian Historical Studio, sebuah mini museum yang berada di Sekretariat YLCC.
Kehadiran ruang ini ditujukan agar masyarakat dapat mempelajari sejarah masa lalu Kota Depok.
Melalui mini museum tersebut, pengunjung dapat mengenal lebih dekat jejak sejarah Depok lama, termasuk perkembangan kawasan yang menjadi bagian penting dari identitas kota.
Selain itu, festival juga diramaikan oleh 51 stan bazar Kaoem Depok yang menawarkan beragam kuliner dan produk lokal.
Baca juga: Warga Mulai Padati Bundaran HI Jelang Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta
Deretan stan tersebut menjadi salah satu titik yang paling ramai dikunjungi warga.
Berbagai hiburan juga berlangsung sepanjang hari, mulai dari pertunjukan musik, parade budaya, hingga penampilan seni yang menghidupkan suasana festival sampai malam hari.
Salah satu pengunjung, Linda (35), warga Sukmajaya, mengaku datang bersama keluarganya karena tertarik dengan konsep festival yang menggabungkan hiburan dan edukasi.
“Bagus ya, karena enggak cuma ada makanan atau hiburan, tapi kita juga jadi tahu sejarah Depok,” ujar Linda saat ditemui Kompas.com, Sabtu.
Pengunjung lainnya, Ferdinan (27), warga Beji, menilai festival seperti ini penting untuk memperkenalkan sejarah lokal kepada generasi muda.
“Selama ini mungkin banyak yang enggak tahu kalau Depok punya sejarah panjang. Acara seperti ini bikin orang jadi lebih aware,” kata Ferdinan.
Baca juga: Jelang Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta, Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup
Festival Heritage Depok Lama diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati warisan sejarah sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap identitas budaya Kota Depok.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




