Keselamatan jadi Faktor Utama Xpeng Boyong G6 AWD

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta - Xpeng G6 adalah salah satu SUV listrik yang jadi andalan Xpeng Indonesia. Permintaan mobil ini pun terbilang cukup mengejutkan, lantaran angkanya bikin brand tersebut tersenyum puas. Tak ingin berpuas diri terhadap varian penggerak roda belakang saja, mereka pun meluncurkan varian penggerak All Wheel Drive (AWD) hari ini, Sabtu (27/6/2026). 
 
Menurut VP Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto dalam momentum peluncuran yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta itu, bahwa bukan karena ingin mengejar sisi sporty-nya saja. Namun juga keselamatan tingkat tinggi di mobil berpenggerak AWD.
 
"Jadi sebenarnya mobil AWD itu bukan sekadar mobil performa tinggi saja. Namun lebih ke tingkat keselamatannya. Mengingat Indonesia ini wilayah tropis dan rentan punya musim hujan yang cukup tinggi. Kondisi jalannya pun banyak yang belum rata, sehingga konsen Kami soal keselamatan dalam berkendara di kondisi ini," ujar Hari Arifianto.

Ia juga menegaskan bahwa penerimaan mobil dengan penggerak roda belakang untuk segmen SUV 5 penumpang dari mereka ini juga cukup baik. Namun ada beberapa konsumen yang menginginkan mobil dengan rasa berkendara yang lebih baik. Baca Juga:
Perbandingan Biaya Cas di Rumah BYD M6 dan Wuling Darion EV
Hal ini tentunya jadi pertimbangan besar dari mereka. Apalagi memang varian AWD mereka memang ada dan tinggal diboyong ke pasar otomotif Indonesia. Apalagi segmennya juga tidak bisa dibilang kecil, lantaran permintaannya juga cukup banyak untuk segmen kendaraan berpenggerak AWD.
 
"Kami di Xpeng Indonesia, sangat optimis. Varian AWD ini juga punya segmen permintaan yang besar. Banyak orang yang sangat konsen dengan keselamatan berkendara di segala kondisi. Nah, versi AWD inilah jawabannya."
 
Varian AWD ini meski punya baterai berkapasitas sama yaitu sebesar 80,8 kWh dan penerimaan sistem fast charging tidak berubah, namun jarak tempuhnya jadi lebih pendek yaitu 600 km berdasarkan NEDC dan 510 km berdasarkan WLTP. 
 
Sementara varian gerak roda belakang, sanggup menempuh perjalanan sejauh 618 km untuk pola ukur NEDC dan 525 km untuk pola ukur WLTP. Perbedaan keduanya cukup tipis, padahal motor penggeraknya jadi 2 yaitu depan dan belakang. 
 
Meski belum disebutkan harga jualnya berapa, namun diyakini perbedaan harga antar kedua varian tipe ini tidak akan terpaut jauh. Jika dilihat di segmen pasar negara lain yang tepat memasarkannya, perbedaannya terpaut Rp100 jutaan. Warna yang tersedia ada tambahan untuk hitam metalik. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Klaim Trump Kembali Ingkari Perjanjian Damai: Kami Akan Buat Amerika Menyesal
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sarwendah Ngadu Ke Komnas Perempuan, Pihak Ruben Onsu Singgung Soal Kewajiban: Aneh Aja
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Pembaca “Kompas” Bangun SD Islam An-Nur di Pidie Jaya, Pintu Masa Depan Pendidikan Penyintas
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Heboh 2 Perusahaan Otomotif Raksasa Hengkang dari Jatim ke Vietnam, Begini Klaim Istana
• 21 jam laludisway.id
thumb
Di Hadapan Menteri dan Gubernur Jabar, Taufik Hidayat, Si Penyiksa Perempuan Minta Maaf
• 16 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.