Parade 12 Marga Meriahkan Festival Heritage Depok Lama, Peserta Kenakan Busana Tempo Dulu

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Suasana kawasan Depok Lama, Kota Depok pada Sabtu (27/6/2026) sore tampak semarak.

Tepat pukul 16.30 WIB, parade budaya 12 marga Kaoem Depok mulai bergerak dari arah Jalan Pemuda menuju kawasan utama Festival Heritage Depok Lama, disambut antusias ratusan warga yang memadati sisi jalan.

Sepanjang rute parade, pengunjung tampak berjejer di tepi jalan sambil mengabadikan momen menggunakan ponsel.

Sorak sorai, tepuk tangan, dan senyum pengunjung mengiringi langkah para peserta yang mengenakan busana khas bergaya kolonial Belanda Depok, kebaya, hingga pakaian tradisional yang merepresentasikan identitas masing-masing marga.

Baca juga: Warga Padati Festival Heritage Depok Lama, Nikmati Wisata Sejarah dan Kuliner

Parade ini menjadi salah satu agenda utama dalam Festival Heritage Depok Lama yang digelar untuk memperingati 312 tahun sejarah Kaoem Depok.

Gelaran akbar ini juga menjadi ruang perayaan warisan budaya, seni, dan keberagaman yang telah tumbuh selama lebih dari tiga abad di kawasan tersebut.

KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN Suasana Festival Heritage Depok Lama di Jalan Pemuda, Depok, Sabtu (27/6/2026).

Adapun 12 marga asli Kaoem Depok yang ikut dalam parade ini yaitu Bacas, Isakh, Jacob, Jonathans, Joseph, Laurens, Leander, Loen, Samuel, Soedira, Tholense, dan Zadokh.

Setiap marga hadir dengan ciri khasnya masing-masing.

Ada yang membawa papan nama marga di barisan terdepan, ada pula yang menampilkan atribut budaya seperti bunga tangan, payung transparan, kipas, hingga selempang khusus bertuliskan nama marga.

Marga Tholense tampil mencolok dengan kostum bernuansa merah dan hitam.

Baca juga: Jelang Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta, Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup

Sementara rombongan Bacas tampil elegan dalam balutan busana putih ala era kolonial.

Marga Jacob juga menarik perhatian lewat kombinasi pakaian formal putih dan gaun renda klasik.

Di sepanjang jalan, anak-anak hingga lansia ikut menjadi bagian parade.

Kehadiran generasi muda dinilai menjadi simbol bahwa sejarah Kaoem Depok tidak berhenti pada masa lalu, melainkan terus diwariskan lintas generasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Salah satu marga yang memiliki akar sejarah panjang adalah Soedira.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aldi Taher Sebut Kunci Rezeki Tak Sekadar Kerja Keras, tapi Juga Bakti kepada Orangtua
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Perjalanan Setetes Air di Negeri Sakura
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Jambi dan Bengkulu Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
UIN Bandung vs UGM Bertarung di Genera-Z Berbakti 2026, Kekuatan Ide dan Rencana Implementasi Jadi Kunci
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Lulus Seleksi, Mengapa Gagal Kuliah?
• 12 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.