BI Ungkap Potensi Ekonomi Kreatif Topang Pertumbuhan Ekonomi di Jakarta

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan menjelaskan potensi industri ekonomi kreatif sebagai penopang pertumbuhan ekonomi di Jakarta.

Iwan menyampaikan pada triwulan I/2026 sebesar 5,59% dibandingkan dengan periode sebelumnya yang mencapai 4,95%. Salah satu penopang pertumbuhan itu adalah konsumsi rumah tangga.

Dari subsektor konsumsi rumah tangga itu, terdapat ekonomi kreatif yang semakin berkembang di Jakarta. Oleh karenanya, Iwan mengingatkan agar industri ekonomi kreatif di Jakarta perlu dijaga.

"Nah di sini kita melihat betapa pentingnya menjaga konsumsi rumah tangga, khususnya yang nanti terkait dengan ekonomi kreatif," ujar Iwan di Jakarta, dikutip Jumat (26/6/2026.

Dia menambahkan, sektor ekonomi kreatif ini merupakan mesin terbaru untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Alhasil, saat ini BI Jakarta tengah mendorong 17 subsektor ekonomi kreatif.

Salah satu subsektor ekonomi kreatif yang berpotensi terus berkembang yaitu terkait dengan musik dan film. Tak hanya sebagai penopang pertumbuhan ekonomi, industri ekonomi kreatif ini juga bisa memberikan multiplier efek yang sangat besar.

Baca Juga

  • Jelang 5 Abad, Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,59% Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
  • Pramono: Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59%, Realisasi Investasi Rp270 T Kuartal I/2026
  • Ekonomi Jakarta Kuartal I/2026 Tumbuh 5,59%, BI DKI: Permintaan Domestik Solid

"Hasil assessment kami bahwa ekonomi kreatif ini merupakan new engine of growth, terutama nanti berbagai sektor, khususnya kali ini kita mengedepankan dari 17 subsektor ekonomi kreatif itu, yang kami melihat utamanya music dan film," imbuhnya.

Dengan besarnya potensi ekonomi kreatif di Jakarta, Iwan pun menyatakan pihaknya bersama dengan Pemprov Jakarta dan OJK bakal menggelar Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 pada 4-5 Juli 2026 di Istora Senayan, Jakarta.

Pada puncaknya, acara JKF bakal menghadirkan ruang kolaborasi bagi pengembangan ekonomi kreatif melalui tiga lini utama, yaitu sport, music, dan film.

"[JKF konsen digelar] dampaknya luar biasa ke sektor-sektor seperti pasti mendukung pariwisata, fashion, makan, minum, kemudian itu akan membuka lapangan pekerjaan yang sangat luas bagi anak-anak muda yang majority sekarang milenial bangun masa DKI Jakarta," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bappeda NTB jadikan pariwisata penggerak pertumbuhan ekonomi
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
AKRA Alihkan 181 Juta Saham Treasuri ke Arthakencana Rayatama
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Birokrasi, Tukin, dan Ilusi Keadilan Sistem
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Mencetak Nakhoda Masa Depan dari Kepulauan Seribu
• 13 jam lalukompas.id
thumb
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Komisi I DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Dihentikan
• 5 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.