PB PASI perkuat pembinaan atlet di empat titik wilayah Indonesia

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan organisasi tersebut akan memperkuat sistem pembinaan atlet dengan membangun empat pusat pelatihan di Indonesia, guna mencetak lebih banyak atlet berprestasi.

Dia menjelaskan, empat pusat pelatihan itu tersebar di Stadion Atletik Rawamangun (Jakarta), Pangalengan (Jawa Barat), Humbang Hasundutan (Sumatera Utara) serta daerah Timika (Papua Barat).

"Semua itu sebagai bagian dari strategi jangka panjang meningkatkan prestasi atletik nasional ke depan," kata Luhut seusai membuka Kejurnas Atletik dan Indonesia U18 Open Championship Jakarta 2026 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Sabtu.

Lebih lanjut dia menjelaskan, seluruh fasilitas itu akan menjadi fondasi pembinaan atlet secara berkelanjutan atau terprogram.

Untuk Stadion Atletik Rawamangun telah selesai diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sementara fasilitas di Humbang Hasundutan diperkirakan rampung dalam waktu sekitar satu hingga dua bulan ke depan.

"Jadi Humbang Hasundutan akan mengakomodasi atlet dari wilayah Pulau Sumatera, sedangkan Pangalengan tetap menjadi sentra pembinaan di Pulau Jawa, begitu juga di Timika," ujar dia.

Baca juga: Kejurnas Atletik dan Indonesia U18 Open Jakarta diikuti seribu atlet

Luhut menambahkan, kehadiran empat pusat latihan tersebut diharapkan mampu menjangkau pembinaan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain memperkuat infrastruktur, PB PASI juga memprioritaskan pembinaan nomor sprint, lempar lembing, dan lari jarak jauh.

Federasi juga telah menyiapkan lapisan kedua atlet muda sebagai bagian dari regenerasi.

Untuk nomor lari 10.000 meter, PASI masih mempertimbangkan mengirim atlet menjalani pelatnas di Kenya yang dinilai memiliki sistem pembinaan terbaik untuk nomor tersebut.

Selain itu, penambahan kapasitas keilmuan akademik turut diberikan kepada para atlet muda guna mengintegrasikan antara fisik dan kognitif guna menjadi bekal pendidikan.

Baca juga: Indonesia raih juara umum World Para Athletics Grand Prix 2026

Baca juga: PB PASI: Pelatnas multiyears jadi kunci prestasi atletik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
NICL Suntik Modal Rp350 Miliar ke Tambang Nikel Morowali
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Info Cuaca Hari Ini, BMKG: Mayoritas Wilayah RI Berawan hingga Hujan
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Andalkan Mbappe dan Olise, Ketua DPRD Makassar Jagokan Prancis Juara Dunia
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Akademisi UPN Veteran Nilai Paparan Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Pancasakti Run 2026 padukan olahraga lari dan aksi penghijauan
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.