jpnn.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengusulkan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk guru kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Langkah ini dilakukan menyusul lebih dari 100 guru memasuki masa pensiun tahun ini.
BACA JUGA: Ketum R2-R3 Lega Perjuangan PPPK Paruh Waktu & Honorer Database BKN Sampai di Ujung
"Untuk mengisi kekosongan tersebut, kami kembali mengusulkan formasi CPNS kepada BKN tahun ini," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat saat dihubungi, Sabtu (27/6/2026).
Selain formasi guru, Pemkot Tanjungpinang juga mengusulkan kebutuhan CPNS untuk tenaga kesehatan dan sejumlah jabatan teknis yang dinilai mendesak, seperti penilai aset guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan.
BACA JUGA: Perkenalan Taufik Hidayat dan Mbak YTR Korban Penyiksaan Berawal dari Aplikasi Tinder
Menurut Zulhidayat, penambahan pegawai hanya dilakukan untuk menggantikan ASN yang pensiun serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
"Jumlah formasi CPNS yang diusulkan relatif terbatas. Sekarang kami masih menunggu keputusan dari BKN terkait kebutuhan yang telah diajukan," ujarnya.
BACA JUGA: 6 Poin Surat PPPK Paruh Waktu & Honorer Database BKN yang Sudah Diterima Presiden
Dia menyebut kebutuhan guru menjadi prioritas karena banyak tenaga pendidik di jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) memasuki masa pensiun sepanjang tahun ini.
Formasi yang diusulkan mencakup kebutuhan guru pada kedua jenjang tersebut.
Zulhidayat berharap usulan itu disetujui sehingga kekosongan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dapat segera terisi serta pelayanan publik tetap berjalan optimal.
"Jadi, kebutuhan guru harus segera kita isi supaya proses pembelajaran siswa tidak terganggu," katanya.(ant/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




